LAMONGAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan menyatakan kesiapan mendukung program Newsroom Jaga Desa yang digagas Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Lamongan.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak sekadar memperkuat sinergi kelembagaan, tetapi juga menjadi sarana memperluas edukasi hukum dan mendorong tata kelola pemerintahan desa yang transparan serta akuntabel.
Komitmen itu disampaikan saat jajaran pengurus SMSI Lamongan melakukan audiensi dengan Kejari Lamongan, Kamis (17/9/2026).
Rombongan SMSI Lamongan diterima Kepala Seksi Intelijen Kejari Lamongan, Irfan Nurcahyo, bersama sejumlah staf di ruang pertemuan Kantor Kejaksaan Negeri Lamongan.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kolaborasi untuk mendukung pelaksanaan program Jaksa Jaga Desa atau Jaga Desa di Kabupaten Lamongan.
Program yang merupakan inisiatif Kejaksaan Agung tersebut diarahkan untuk memperkuat pendampingan, mendorong pencegahan persoalan hukum, sekaligus meningkatkan pemahaman dan tata kelola pemerintahan di tingkat desa.
Irfan Nurcahyo menyambut positif inisiatif SMSI Lamongan membentuk Newsroom Jaga Desa.
Menurutnya, media mempunyai posisi strategis dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat, termasuk memperluas edukasi hukum hingga ke tingkat desa.
“Jaksa Jaga Desa merupakan program dari Jaksa Agung yang akan kami laksanakan secara maksimal di Lamongan. Kami sangat senang apabila teman-teman SMSI Lamongan bersedia ikut menyukseskan program tersebut. Kami menyambutnya dengan senang hati,” kata Irfan.
Ia berharap kolaborasi tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Sebaliknya, sinergi Kejari Lamongan dan SMSI diharapkan dapat menghasilkan pemberitaan yang edukatif, memperkuat transparansi, serta membantu pemerintah desa memahami aspek hukum dan tata kelola pemerintahan yang sesuai dengan ketentuan.
Dengan demikian, keberadaan media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi jembatan komunikasi antara aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat.
Sementara itu, Ketua SMSI Lamongan M. Nur Ali Zulfikar mengatakan audiensi tersebut merupakan langkah awal untuk membangun sinergi yang lebih konkret dengan Kejari Lamongan. Dalam waktu dekat, SMSI Lamongan dijadwalkan melaksanakan pengukuhan pengurus Newsroom Jaga Desa.
“Kedatangan kami adalah untuk menjalin silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Lamongan, terutama dalam mendukung program Jaga Desa,” ujar Ali Zulfikar.
Menurut Ali, Newsroom Jaga Desa diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara insan pers, aparat penegak hukum, pemerintah desa, dan masyarakat. Fokusnya tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga memperkuat literasi hukum dan mendorong upaya pencegahan agar persoalan di tingkat desa tidak berkembang menjadi persoalan hukum.
“Media harus hadir sebagai bagian dari solusi. Melalui Newsroom Jaga Desa, kami ingin ikut mengawal pembangunan desa dengan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan memberi pemahaman kepada masyarakat maupun pemerintah desa tentang pentingnya tata kelola yang transparan,” tegasnya.
Ali menambahkan, desa merupakan salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah sehingga membutuhkan pendampingan, edukasi, dan pengawasan yang dilakukan secara proporsional.
Karena itu, kolaborasi antara SMSI dan Kejari Lamongan diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap informasi hukum, sekaligus mendorong pemerintah desa semakin memahami pentingnya pengelolaan pemerintahan dan dana desa secara tertib, transparan, serta akuntabel.
Melalui Newsroom Jaga Desa, SMSI Lamongan ingin memastikan bahwa informasi mengenai program pembangunan, tata kelola pemerintahan, dan aspek hukum di desa dapat disampaikan secara lebih terbuka dan mudah dipahami masyarakat.
Audiensi tersebut ditutup dengan komitmen kedua pihak untuk memperkuat komunikasi dan menyusun langkah kolaboratif.
Sinergi ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama mendukung pelaksanaan program Jaga Desa sekaligus membangun tata kelola desa yang lebih terbuka, tertib, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat di Kabupaten Lamongan.
Reporter: M.Yusuf AL Ghoni
Editor : Redaksi