<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>Media Realita</title>
                <atom:link href="https://mediarealita.co/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://mediarealita.co/</link>
                <description>Bukan sekadar media berita, tetapi menjadi ruang pencatat perjalanan bangsa dalam mencatat kebijakan, kekuasaan, kegagalan, harapan, dan suara rakyat yang sering terabaikan.</description>
                <lastBuildDate>Mon, 20 Jul 2026 23:14:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://mediarealita.co/</generator>
                <image>
                    <url>https://static.mediarealita.co/po-content/uploads/logo/logo-icon-mediarealita-co.png</url>
                    <title>Media Realita</title>
                    <link>https://mediarealita.co/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Bupati Jember Gandeng PKL dan Mlijo Sosialisasikan Program UHC]]></title>
                    <link>https://mediarealita.co/news-913-bupati-jember-gandeng-pkl-dan-mlijo-sosialisasikan-program-uhc</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://mediarealita.co/news-913-bupati-jember-gandeng-pkl-dan-mlijo-sosialisasikan-program-uhc</guid>
                    <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 23:14:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JEMBER- Pemerintah Kabupaten Jember memanfaatkan jaringan pedagang kaki lima (PKL), pelaku UMKM, dan pedagang keliling atau mlijo untuk menyosialisasikan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER-</strong> Pemerintah Kabupaten Jember memanfaatkan jaringan pedagang kaki lima (PKL), pelaku UMKM, dan pedagang keliling atau mlijo untuk menyosialisasikan berbagai program prioritas, mulai dari Universal Health Coverage (UHC), layanan Home Care, hingga program bantuan sosial kepada masyarakat.&nbsp;</p>
<p>Langkah ini dilakukan karena masih banyak warga, terutama di wilayah pinggiran, yang belum mengetahui berbagai layanan pemerintah.</p>
<p>Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan hal itu saat menghadiri program Bunga Desaku di Kecamatan Pakusari, Senin (20/07/2026). Menurutnya, pendekatan yang sederhana dan komunikatif membuat masyarakat lebih mudah menerima informasi sekaligus membangun kepercayaan kepada pemerintah.</p>
<p>"Mereka hadir dengan bahasa-bahasa yang simpel sambil guyon-guyon, mereka sudah bahagia. Ada harapan dari mereka dan kepercayaan kepada pemerintah. Kita juga menyampaikan program-program prioritas Pemerintah Kabupaten Jember yang tujuannya untuk masyarakat, terutama masyarakat tidak mampu yang belum diketahui oleh mereka," kata Gus Fawait.</p>
<p>Ia mengakui, meski informasi telah disebarluaskan melalui media massa, portal berita, dan media sosial, masih ada masyarakat yang belum mengetahui layanan penting seperti UHC, Home Care, maupun program bantuan lainnya. Karena itu, Pemkab Jember menggandeng PKL, UMKM, dan mlijo yang setiap hari berinteraksi langsung dengan warga.</p>
<p>Menurut Gus Fawait, para pedagang keliling memiliki jangkauan hingga ke pelosok desa sehingga dinilai efektif menjadi penyambung informasi mengenai berbagai program pemerintah.</p>
<p>"Walaupun kita hari ini sudah dibantu oleh kawan-kawan media portal, media massa, media sosial, namun masih ada beberapa kelompok masyarakat yang ada di pinggir-pinggir yang belum mengetahui. Maka kita menggandeng para PKL, UMKM, khususnya mlijo yang keliling-keliling untuk ikut serta mensosialisasikan program Pemerintah Kabupaten Jember," ujarnya.</p>
<p>Selain menjadi mitra sosialisasi, Pemkab Jember juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi bagi pelaku usaha sektor informal melalui bantuan gerobak atau rombong. Gus Fawait mengatakan, respons para pedagang menunjukkan bantuan tersebut memang sangat dibutuhkan.</p>
<p>Ia menambahkan, pedagang mlijo selama ini belum banyak mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Karena itu, pendataan telah dilakukan agar mereka bisa memperoleh bantuan secara bertahap selama lima tahun ke depan.</p>
<p>"Ketika saya menyampaikan apakah bermanfaat program gerobak atau rombong ini, mereka langsung menjawab bermanfaat. Artinya memang betul-betul dibutuhkan masyarakat. Selama ini terutama mlijo belum pernah tersentuh oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Hari ini sudah mulai kita petakan. Insyaallah lima tahun ke depan akan kita sentuh secara bertahap," tegas Gus Fawait.</p>
<p>Menanggapi adanya bantuan gerobak yang diduga diperjualbelikan melalui media sosial, Gus Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan pemerintah dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan tidak dijual.</p>
<p>"Saya pikir itu biasa, ada margin error. Gerobak ini diproduksi dan ditujukan untuk PKL dan mlijo yang benar-benar menjalankan profesinya. Kalau dapat bantuan dari pemerintah, mau itu gerobak atau alat pertanian, dijaga dan jangan dijual. Biasanya yang dijual itu bukan pelaku yang asli profesinya sebagai kelompok tani atau sebagai PKL atau mlijo," pungkasnya.<strong>jbr</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.mediarealita.co/po-content/uploads/202607/192565.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Bupati Jember Gus Fawait menyampaikan hal itu saat menghadiri program Bunga Desaku di Kecamatan Pakusari, Senin (20/07/2026).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Politik dan Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pengembalian Uang Raja Juli Tidak Bisa Tutup Perkara]]></title>
                    <link>https://mediarealita.co/news-912-pengembalian-uang-raja-juli-tidak-bisa-tutup-perkara</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://mediarealita.co/news-912-pengembalian-uang-raja-juli-tidak-bisa-tutup-perkara</guid>
                    <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 23:10:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JAKARTA- Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang menerima amplop dari Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby (non aktif) untuk memuluskan perizinan hutan]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA-</strong> Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang menerima amplop dari Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby (non aktif) untuk memuluskan perizinan hutan dianggap perbuatan pidana, meskipun amplop sudah dikembalikan namun tindak pidana tetap berlanjut.&nbsp;</p>
<p>Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga dengan tegas menolak pengembalian uang atau gratifikasi Raja Juli Antoni.&nbsp;</p>
<p>"Keputusan KPK menolak laporan pengembalian uang yang disampaikan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan menyatakan perkara ini telah masuk ranah penyidikan adalah langkah hukum yang tepat dan konsisten dengan aturan yang berlaku," ungkap Sekjen Matahukum, Mukhsin Nasir di Jakarta, Senin (20/07/2026).&nbsp;</p>
<p>Mukhsin menegaskan, pengembalian uang tidak bisa menutup perkara, dan proses penindakan pasti berlanjut.</p>
<p>Diapun menyampaikan, bahwa Dengan ditolaknya pelaporan gratifikasi Raja Juli oleh KPK dan berlanjut ke pemeriksaan, maka Matahukum meminta harus memanggil pejabat teknis dibawahnya, karena ini menyangkut perizinan, yakni Dirjen planologi, Ade Tri Ajikusumah dan Direktur Pengukuhan Kawasan Hutan Dony August Satria.</p>
<p>"Uang itu diduga sebelumnya melalui Dirjen Planologi, dan ini merupakan perizinan lama yang sekarang ini sedang ada pemutihan, sejak jaman Menteri Siti Nurbaya," terangnya.&nbsp;</p>
<p>Agar perkara ini menjadi terang benderang, KPK dapat memanggil Dirjen Planologi dan Direktur Pengukuhan Kawasan Hutan untuk diperiksa.&nbsp;</p>
<p>Berdasarkan&nbsp;Pasal 4 UU No. 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 UU Tipikor secara tegas berbunyi, Pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara tidak menghapuskan dipidananya pelaku tindak pidana.</p>
<p>"Perbuatan pidana sudah selesai saat penerimaan terjadi; pengembalian belakangan hanya faktor pertimbangan ringan pidana, bukan alasan menghentikan proses hukum," lanjut Mukhsin.&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sedangkan,&nbsp;Pasal 14 Peraturan KPK No. 1 Tahun 2026 menyatakan laporan gratifikasi tidak ditindaklanjuti jika sudah masuk lingkup penyelidikan, penyidikan atau patut diduga bagian dari tindak pidana lain.&nbsp;</p>
<p>"Dalam kasus ini diduga kaitannya dengan suap izin hutan yang sedang ditangani KPK," tambahnya.&nbsp;</p>
<p>Kasus yang berawal dari suap perizinan hutan ini disebut Bukan perkara gratifikasi biasa: Uang yang dikembalikan diduga merupakan bagian dari aliran dana suap proyek izin hutan; jadi masuk ranah tindak pidana suap, bukan sekadar pelaporan hadiah.</p>
<p>Keputusan KPK menurut Mukhsin adalah langkah suatu penegasan bahwa tidak ada jalan pintas bagi siapapun untuk lolos dari proses hukum hanya dengan mengembalikan uang setelah fakta terungkap. <strong>hrd</strong>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.mediarealita.co/po-content/uploads/202607/192720.png" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Raja Juli.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Politik dan Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kolaps Saat Bertanding di GOR Wilis, Peserta Wali Kota Cup Tenis Madiun 2026 Meninggal Dunia]]></title>
                    <link>https://mediarealita.co/news-911-kolaps-saat-bertanding-di-gor-wilis-peserta-wali-kota-cup-tenis-madiun-2026-meninggal-dunia</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://mediarealita.co/news-911-kolaps-saat-bertanding-di-gor-wilis-peserta-wali-kota-cup-tenis-madiun-2026-meninggal-dunia</guid>
                    <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 23:03:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[MADIUN - Turnamen Tenis Lapangan Wali Kota Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun diwarnai kabar duka. Seorang]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MADIUN</strong> - Turnamen Tenis Lapangan Wali Kota Cup 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun diwarnai kabar duka. Seorang peserta meninggal dunia setelah kolaps saat bertanding di lapangan outdoor GOR Wilis, Kota Madiun, Sabtu (18/7/2026).</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan purnawirawan TNI berpangkat Letnan Kolonel (Letkol) bernama Widodo (60), warga Bojonegoro. Korban sedang bertanding pada nomor beregu kategori umur (KU) 115 ketika tiba-tiba mengalami kolaps. Korban diduga meninggal akibat serangan jantung.</p>
<p>Ketua Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kota Madiun, dr. Tauhid Islamy, membenarkan adanya insiden tersebut.</p>
<p>"Iya benar (ada yang meninggal). Terseringnya adalah serangan jantung," ujarnya dikutip Realita.co, Senin (20/7/2026).</p>
<p>Tauhid juga membantah informasi yang beredar mengenai dugaan lambatnya penanganan medis terhadap korban. Menurutnya, panitia telah menyiapkan fasilitas kesehatan lengkap selama pertandingan berlangsung.</p>
<p>"Ada dan lengkap dengan ambulans, tenaga medis, dan perlengkapannya," tegasnya.</p>
<p>Turnamen Tenis Lapangan Wali Kota Cup 2026 merupakan salah satu agenda olahraga dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-108 Kota Madiun. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun.</p>
<p>Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Madiun maupun PELTI terkait kronologi lengkap kejadian serta hasil pemeriksaan medis yang menjadi penyebab pasti meninggalnya korban. <strong>Yat</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.mediarealita.co/po-content/uploads/202607/192605.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ilustrasi meninggal.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Olahraga dan Otomotif]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Dewan Pers Kecam Keras Hotman Paris]]></title>
                    <link>https://mediarealita.co/news-910-dewan-pers-kecam-keras-hotman-paris</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://mediarealita.co/news-910-dewan-pers-kecam-keras-hotman-paris</guid>
                    <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 22:58:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[JAKARTA- Dewan Pers menyoroti pernyataan Hotman Paris Hutapea yang dinilai merendahkan profesi wartawan saat konferensi pers di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>JAKARTA-</strong> Dewan Pers menyoroti pernyataan Hotman Paris Hutapea yang dinilai merendahkan profesi wartawan saat konferensi pers di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7).</p>
<p>Insiden terjadi setelah pemeriksaan terhadap Febrie Adriansyah sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana pencucian uang dan korupsi di PT Asabri.</p>
<p>Saat sesi tanya jawab, seorang wartawan menanyakan apakah Febrie Adriansyah, mantan Jampidsus, merasa dikriminalisasi dalam perkara yang menjeratnya.&nbsp;</p>
<p>Menanggapi pertanyaan itu, Hotman Paris menjawab, &ldquo;Menurut kau gimana? Lu punya otak gak?&rdquo; Ucapan tersebut kemudian menjadi perhatian Dewan Pers.</p>
<p>Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, menyampaikan pernyataan sikap pada Senin (20/7/2026).&nbsp;</p>
<p>Berikut poin pernyataan Dewan Pers:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. Menyesalkan sikap Hotman Paris yang menjawab pertanyaan wartawan dengan ungkapan bernada merendahkan. Ketidaksetujuan atas sebuah pertanyaan hendaknya ditanggapi dengan cara yang lebih rasional dan beretika.</p>
<p>2. Meminta semua pihak menghormati wartawan dalam menjalankan kerja jurnalistik. Wartawan mengajukan pertanyaan untuk menggali informasi dan mendengarkan versi narasumber. Hal itu merupakan bagian dari proses jurnalistik yang dilindungi Pasal 4 ayat (3) UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.</p>
<p>3. Mengingatkan wartawan&nbsp;untuk selalu mematuhi UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan profesinya.</p>
<p>Dewan Pers juga menegaskan peran wartawan sesuai Pasal 6 UU Pers, yaitu memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui, menegakkan demokrasi dan HAM, mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi akurat, melakukan pengawasan, serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran.</p>
<p>Sebelumnya, Hotman Paris melalui video di Instagram @hotmanparisofficial, Senin (20/7/2026), telah menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya tersebut. Ia mengaku tersulut emosi karena pertanyaan yang dinilai berulang.(<strong>Ang</strong>)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.mediarealita.co/po-content/uploads/202607/192695.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, menyampaikan pernyataan sikap pada Senin (20/7/2026). ]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category><category><![CDATA[Politik dan Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kadisdik Kota Madiun Akui Pinjam Rp250 Juta Terkait Permintaan Dana dan Persoalan PPDB]]></title>
                    <link>https://mediarealita.co/news-909-kadisdik-kota-madiun-akui-pinjam-rp250-juta-terkait-permintaan-dana-dan-persoalan-ppdb</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://mediarealita.co/news-909-kadisdik-kota-madiun-akui-pinjam-rp250-juta-terkait-permintaan-dana-dan-persoalan-ppdb</guid>
                    <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 22:52:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[MADIUN  – Fakta baru terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Li]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>MADIUN</strong>&nbsp; &ndash; Fakta baru terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun. Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun, Lismawati, mengaku sempat meminjam uang sebesar Rp250 juta dari koperasi untuk memenuhi permintaan dana yang menurut keterangannya diperuntukkan bagi pihak kepolisian sebesar Rp100 juta dan kejaksaan Rp150 juta.</p>
<p>Pengakuan tersebut disampaikan saat memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (16/7/2026).</p>
<p>Dalam persidangan, majelis hakim menelusuri asal-usul dana taktis di Dinas Pendidikan Kota Madiun. Lismawati menjelaskan bahwa saat pertama kali menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan pada 2021, tidak terdapat dana taktis di instansinya.</p>
<p>"Setahu saya, sejak saya masuk, saya tanya ke bidang-bidang, katanya tidak ada," ujar Lismawati di hadapan majelis hakim.</p>
<p>Menurutnya, dana taktis baru mulai ada pada 2024 setelah Dinas Pendidikan memiliki utang. Kondisi tersebut kemudian dibahas dalam musyawarah internal yang melibatkan para kepala bidang serta pejabat eselon II dan III.</p>
<p>"Karena sudah punya utang tadi, kami dari kabid-kabid dan tim eselon II dan III musyawarah, kalau ada yang memberi (fee), untuk bayar itu," lanjutnya.</p>
<p>Saat majelis hakim menanyakan peruntukan utang tersebut, Lismawati menyebut dana pinjaman itu digunakan untuk memenuhi permintaan dana yang disebut berasal dari kepolisian dan kejaksaan.</p>
<p>"Rp100 juta untuk kepolisian dan Rp150 juta untuk kejaksaan," jawabnya.</p>
<p>Jaksa Penuntut Umum (JPU) kemudian mendalami apakah permintaan dana tersebut berkaitan dengan pencalonan Maidi pada Pilkada Kota Madiun periode kedua. Lismawati membenarkan dan menjelaskan bahwa hal itu berkaitan dengan persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).</p>
<p>"Ya, itu masalah PPDB. Ada beberapa yang minta rekomendasi ke Pak Maidi, terus begitu masuk ada orang yang mempermasalahkan," jelas Lismawati.</p>
<p>Lebih jauh, ia juga menerangkan bahwa utang tersebut dicicil menggunakan fee dari proyek penunjukan langsung (PL) yang berasal dari rekanan pelaksana. Pengelolaan, termasuk pencatatan penerimaan dan pengeluaran dana taktis, disebut dilakukan oleh Kusnadi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Meski demikian, Lismawati mengaku tidak mengetahui besaran fee maupun identitas rekanan yang memberikan dana tersebut.</p>
<p>"Menyampaikannya yang penting ini ada, tapi dari siapa, dari rekanan mana, tidak disampaikan," katanya.</p>
<p>Sementara itu, terdakwa Maidi membantah keterangan Lismawati yang mengaitkan dirinya dengan persoalan PPDB. Menurut Maidi, pada pertengahan 2024 dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota Madiun sehingga membantah keterkaitan sebagaimana disampaikan saksi dalam persidangan.<strong>yat</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.mediarealita.co/po-content/uploads/202607/192709.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun di Pengadilan Tipikor Surabaya, Kamis (16/7/2026).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Pendidikan dan Kesehatan]]></category><category><![CDATA[Wisata dan Kuliner]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Dari Dusun Brau, Koperasi Margo Makmur Mandiri Pasok 10 Ribu Liter Susu per Hari Kwalitas Premium]]></title>
                    <link>https://mediarealita.co/news-908-dari-dusun-brau-koperasi-margo-makmur-mandiri-pasok-10-ribu-liter-susu-per-hari-kwalitas-premium</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://mediarealita.co/news-908-dari-dusun-brau-koperasi-margo-makmur-mandiri-pasok-10-ribu-liter-susu-per-hari-kwalitas-premium</guid>
                    <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 22:44:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[BATU- Berawal dari Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Koperasi Margo Makmur Mandiri kini berkembang menjadi salah satu sentra]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATU-</strong> Berawal dari Dusun Brau, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Koperasi Margo Makmur Mandiri kini berkembang menjadi salah satu sentra pengolahan susu sapi yang dikenal hingga tingkat nasional. Selain menjadi tempat penampungan dan pengolahan susu, koperasi ini juga dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi.</p>
<p>Dusun Brau dikenal sebagai kawasan peternakan sapi perah. Saat ini, populasi sapi di dusun tersebut mencapai lebih dari 2.500 ekor, jauh lebih banyak dibanding jumlah penduduk yang sekitar 700 jiwa. Kondisi tersebut menjadikan usaha peternakan sapi perah sebagai mata pencaharian utama masyarakat, di samping sektor pertanian dan usaha lainnya.</p>
<p>Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri, Muhammad Munir, mengatakan koperasi didirikan untuk mengembangkan usaha peternakan sapi perah, memperluas pemasaran hasil produksi susu, serta membuka lapangan pekerjaan terutama bagi anak-anak anggota koperasi dan masyarakat sekitar.</p>
<p>Munir menjelaskan, koperasinya mampu menampung sekitar 10.000 liter susu segar setiap hari dari para peternak.</p>
<p>"Sebagian susu kami olah menjadi susu pasteurisasi dan keju. Selain itu, kami juga bermitra dengan PT Greenfields. Bahkan, saat ini kami masih kekurangan pasokan susu untuk memenuhi permintaan pasar," ujar Munir, Senin (20/7/2026).</p>
<p>Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, koperasi mendatangkan tambahan pasokan susu dari wilayah Pujon dan sejumlah daerah di Kota Batu. Dari Desa Gunungsari sendiri, pasokan diperoleh dari Dusun Brau, Jantur, dan Pesanggrahan.</p>
<p>Selain memenuhi kebutuhan industri, Koperasi Margo Makmur Mandiri juga memasok sekitar 700 liter susu setiap hari untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG). Saat ini, koperasi telah bekerja sama dengan 10 dapur MBG yang tersebar di Pujon, Kota Malang, Malang Selatan, Surabaya, Gresik, Mojokerto, dan Lamongan.</p>
<p>Dengan kapasitas produksi yang terus berkembang serta jaringan pemasaran yang semakin luas, Koperasi Margo Makmur Mandiri menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat Dusun Brau sekaligus memperkuat posisi Kota Batu sebagai sentra peternakan sapi perah di Jawa Timur. (<strong>Ton)</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.mediarealita.co/po-content/uploads/202607/192706.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Ketua Koperasi Margo Makmur Mandiri Kota Batu, Muhammad Munir.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category><category><![CDATA[Wisata dan Kuliner]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pancing Pemain Spanyol agar Kena Kartu Merah, Messi Dituding Putus Asa]]></title>
                    <link>https://mediarealita.co/news-907-pancing-pemain-spanyol-agar-kena-kartu-merah-messi-dituding-putus-asa</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://mediarealita.co/news-907-pancing-pemain-spanyol-agar-kena-kartu-merah-messi-dituding-putus-asa</guid>
                    <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 14:04:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[NEW JERSEY- Lionel Messi berusaha memancing kartu merah bagi pemain Spanyol Marc Cucurella saat Argentina kalah di final Piala Dunia — dan karena itu ia m]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>NEW JERSEY</strong>- Lionel Messi berusaha memancing kartu merah bagi pemain Spanyol Marc Cucurella saat Argentina kalah di final Piala Dunia &mdash; dan karena itu ia mendapat kritik tajam.</p>
<p>Ketika, setelah kartu kuning-merah yang diterima rekan setim Messi, Enzo Fernandez, pada masa tambahan waktu 90 menit reguler, Pau Cubarsi yang menjadi korban pelanggaran sedang mendapat perawatan di lapangan dan pertandingan sempat dihentikan sejenak, Cucurella berbicara dengan bintang Argentina tersebut sambil sesaat menyentuh mulutnya.</p>
<p>Messi memanfaatkan momen itu untuk menarik perhatian wasit terhadap tindakan Cucurella dan secara tidak langsung menuntut kartu merah bagi pemain asal Spanyol tersebut. Pasalnya: Sebagai tanggapan atas insiden rasisme dalam pertandingan Liga Champions antara Benfica Lisbon dan Real Madrid pada bulan Februari, ketika pemain Benfica, Gianluca Prestianni, diduga melontarkan hinaan rasis kepada bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dengan tangan yang menutupi mulutnya, FIFA telah memberlakukan aturan baru yang ketat untuk Piala Dunia 2026.</p>
<p>Aturan tersebut menyatakan bahwa pemain yang menutup mulutnya dengan tangan saat berbicara, dan jika situasinya jelas bersifat konfrontatif, harus dikenai hukuman kartu merah. Miguel Almiron dari Paraguay pernah menerima kartu merah dengan cara serupa dalam pertandingan fase grup melawan Turki.</p>
<p>Namun, dalam kasus Cucurella, tidak terlihat jelas bahwa ia bermaksud memancing keributan dengan Messi atau menghina pemain berusia 39 tahun tersebut. Oleh karena itu, insiden tersebut tidak ditindaklanjuti lebih lanjut oleh VAR.</p>
<p>Lionel Messi secara tidak langsung menuntut kartu merah untuk Marc Cucurella dalam final Piala Dunia</p>
<p>"Itu adalah tindakan putus asa," kata mantan pemain timnas Inggris Wayne Rooney, yang kini menjadi pakar sepak bola di BBC Sport, sambil mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam terhadap Messi. "Argentina memang bermain seperti itu. Kita semua tahu bagaimana mereka bertindak di lapangan. Namun, kita tetap harus bersikap sportif&mdash;dan karena itu, sungguh menyedihkan melihat apa yang dilakukan Messi tadi."</p>
<p>Mantan kiper timnas Inggris, Joe Hart, juga memandang adegan tersebut dengan cukup kritis: &ldquo;Saya sama sekali tidak menyukai tindakan Messi itu. Hal itu hanya menunjukkan betapa unggulnya Spanyol, jika bahkan Messi pun terprovokasi untuk melakukan hal seperti itu,&rdquo; kata Hart.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.mediarealita.co/po-content/uploads/202607/10008104691.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Messi saat memint wasit memberi kartu merah Marc Cucurella (kiri). Foto: X APP]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Olahraga dan Otomotif]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Pemkot Batu dan Mahasiswa UM Luncurkan Aplikasi Eco Sort]]></title>
                    <link>https://mediarealita.co/news-906-pemkot-batu-dan-mahasiswa-um-luncurkan-aplikasi-eco-sort</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://mediarealita.co/news-906-pemkot-batu-dan-mahasiswa-um-luncurkan-aplikasi-eco-sort</guid>
                    <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 08:32:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[BATU- Pemerintah Kota Batu bersama mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) melalui Program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) meluncurkan aplikasi Eco Sort]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>BATU-</strong> Pemerintah Kota Batu bersama mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) melalui Program Belajar Bersama Masyarakat (BBM) meluncurkan aplikasi Eco Sort dalam kegiatan Eco Sort Trash Walk di Desa Oro-Oro Ombo, Minggu (19/7/2026).</p>
<p>Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Batu, Nurochman, sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem pengelolaan sampah berbasis partisipasi masyarakat dan teknologi.</p>
<p>Dalam sambutannya, Nurochman mengajak masyarakat membiasakan memilah sampah sejak dari rumah. Menurutnya, perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.</p>
<p>"Pemilahan sampah memang terlihat sederhana, tetapi di situlah tantangan terbesar kita. Jika kebiasaan ini dapat dibangun dari rumah, persoalan sampah di hilir akan jauh lebih mudah diselesaikan," ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif.</p>
<p>Aplikasi Eco Sort dirancang untuk mencatat aktivitas pemilahan, pengelolaan, hingga penimbangan sampah rumah tangga. Data yang terkumpul akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih terukur, tepat sasaran, dan berbasis data.</p>
<p>Melalui kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, Pemkot Batu berharap gerakan memilah sampah dari rumah dapat menjadi budaya baru yang mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (<strong>Ton</strong>)</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.mediarealita.co/po-content/uploads/202607/192377.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Wali Kota Batu, Nurochman luncurkan Aplikasi Eco Sort Trash Walk.]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Politik dan Pemerintahan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[19 Tahun Lalu Dimandikan Messi, Sekarang Lamine Yamal Bikin Sang Legenda Menangis Sedih]]></title>
                    <link>https://mediarealita.co/news-905-19-tahun-lalu-dimandikan-messi-sekarang-lamin-yamal-bikin-sang-legenda-menangis-sedih</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://mediarealita.co/news-905-19-tahun-lalu-dimandikan-messi-sekarang-lamin-yamal-bikin-sang-legenda-menangis-sedih</guid>
                    <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 08:05:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[NEW JERSEY- Spanyol juara, menundukkan Argentina 1-0. Gol kemenangan dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106 extra time.
Sama seperti ketika Spanyol]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>NEW JERSEY</strong>- Spanyol juara, menundukkan Argentina 1-0. Gol kemenangan dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106 extra time.</p>
<p>Sama seperti ketika Spanyol berjaya pada 2010, penentunya adalah sesama pemain Barcelona, Andres Iniesta.</p>
<p>Di balik pesta kejayaan La Furia Roja, diam-diam satu nama mencuat: Joan Monfort.</p>
<p>Fotografer profesional asal Mataro, Spanyol ini seperti tertakdirkan ikut merangkai sejarah. Tanpa direncanakan, dia menggulirkan kisah romantik Lionel Messi dan Lamine Yamal dalam laga final Piala Dunia 2026, dinihari (20 Juli 2026) WIB tadi.</p>
<p>Messi memandikan bayi Yamal, itulah kisah pada akhir 2007 silam yang tercetak dalam sebuah foto. Keabadian itu mengharu-biru suasana menjelang partai pamungkas di Stadion New York, New Jersey.</p>
<p>Semula banyak yang mengira, itu adalah produk Artificial Intelligence (AI), namun sebenarnya merupakan momen nyata. Foto tersebut dihasilkan Joan Monfort, yang dia ambil untuk keluarga pemenang dalam foto kalender amal bersama bintang Barcelona.</p>
<p>Pemotretan itu digelar oleh Yayasan FC Barcelona dan UNICEF. Messi berusia 20 tahun dan meroket sebagai alumni Akademi La Masia, dan Yamal masih lima bulan.</p>
<p>Dari foto itu tersimpan jejak sejarah yang kini teraktualkan. Inilah keajaiban: ada aroma kasih sayang, dan sensasi yang tak pernah ternyana &mdash; Messi dan Yamal berhadapan sebagai lawan, merepresentasikan duel Argentina vs Spanyol, atau antara sang senior yang pernah memandikan dan si junior yang dimandikan. Messi sendiri tak mengira foto itu bakal sefenomenal sekarang.</p>
<p>Sang fotografer baru tahu nilai eksepsionalitas foto itu dua tahun lalu setelah Yamal moncer di Euro 2024, mengisahkan perjalanan ajaib dua sosok bintang.</p>
<p>Mula-mula ayah Yamal, Mounir Nazraoui memostingnya di media sosial pada 2024. Barulah kemudian Monfort paham tentang betapa penting karya tersebut. Dia lalu tahu si bayi yang dimandikan Messi kini menjelma sebagai pemain hebat, dan mengenakan jersey nomor 10 yang dipakai Messi di Barcelona.</p>
<p>Tafsir sejarah pun terasa makin kuat, yang terhubung dengan partai final Piala Dunia 2026 yang akhirnya dimenangi Rodri dkk. Tafsir regenerasi pun bagai tersirat dari foto Messi memandikan Yamal.</p>
<p>Dan Minggu (19/7/2026) waktu setempat, 19 tahun kemudian,&nbsp; Yamal bikin Messi sedih dan menangis karena Spanyol sukses mengalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026.<strong>dah</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.mediarealita.co/po-content/uploads/202607/1000809739.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Messi saat memandikan Lamine Yamal 19 tahun lalu (atas). Yamal memeluk Messi yang sedih karena Argentina dikalahkan Spanyol, Minggu (19/7/2026).]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Olahraga dan Otomotif]]></category><category><![CDATA[Opini]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Kalahkan Argentina, Spanyol Juara Piala Dunia 2026]]></title>
                    <link>https://mediarealita.co/news-904-kalahkan-argentina-spanyol-juara-piala-dunia-2026</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://mediarealita.co/news-904-kalahkan-argentina-spanyol-juara-piala-dunia-2026</guid>
                    <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 05:33:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[NEW JERSEY- Spanyol berhasil jadi juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 dalam laga final di New Jersey, Senin (20/7) pagi WIB.]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>NEW JERSEY</strong>- Spanyol berhasil jadi juara Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 dalam laga final di New Jersey, Senin (20/7) pagi WIB. Ferran Torres mencetak gol kemenangan di laga ini.</p>
<p>Setelah imbang tanpa gol di waktu normal, pertandingan dilanjutkan ke babak extra time. Spanyol langsung coba menekan sejak awal babak pertama extra time.</p>
<p>Nico Williams menghadirkan ancaman di menit ke-93. Sundulan yang ia lepaskan bisa ditepis oleh Emiliano Martinez.</p>
<p>Nico Williams akhirnya berhasil menggetarkan gawang Argentina di menit ke-96. Nico Williams memanfaatkan kemelut di kotak penalti Argentina.</p>
<p>Namun wasit Slavko Vincic tidak mengesahkan gol tersebut. Vincic menilai ada pelanggaran dalam proses gol tersebut. Mikel Merino menginjak kaki Nicolas Otamendi sebelum bola bergulir ke arah Nico Williams.</p>
<p>Di menit ke-103, Mikel Merino menyundul bola hasil umpan silang Nico Williams. Namun bola masih melebar tipis di kiri gawang.</p>
<p>Setelah masih 0-0 di babak pertama extra time, Spanyol akhirnya bisa menggebrak di awal babak kedua extra time.</p>
<p>Ferran Torres mampu mencetak gol untuk membawa Spanyol unggul di menit ke-106. Begitu laga dimulai, Spanyol langsung berusaha menekan.</p>
<p>Umpan silang Pedro Porro ke tiang jauh berhasil disambut oleh Nico Williams. Alih-alih menembak ke gawang, Nico mengarahkan sundulan ke Ferran Torres.</p>
<p>Ferran Torres berdiri bebas dan melepaskan tembakan keras. Bola meluncur deras menggetarkan gawang Argentina tanpa bisa dibendung Emiliano Martinez.</p>
<p>Di menit ke-113, Ferran Torres kembali berhasil mengirim bola. masuk ke gawang Argentina. Namun kali ini ia lebih dulu berada dalam posisi offside saat menerima umpan terobosan.</p>
<p>Memasuki menit-menit akhir, Argentina memberikan ancaman serius ke gawang Spanyol. Giuliano Simeone sempat mendapat peluang melakukan tembakan namun tendangannya melambung di atas gawang.</p>
<p>Sebelumnya, selama 90 menit laga berlangsung, Spanyol mendominasi total permainan. Mereka mencatat total 10 tembakan tepat sasaran namun tidak ada satu pun yang berbuah gol.</p>
<p>Sebaliknya, Argentina benar-benar diredam oleh Spanyol. Lionel Messi dan kawan-kawan tidak bisa berbuat banyak dan bahkan tidak menghasilkan tembakan sama sekali.<strong>nn</strong></p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://static.mediarealita.co/po-content/uploads/202607/1000809366.jpg" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Lamine Yamal memeluk Lionel Messi, Senin (20/7/2026). Foto: Ika]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Olahraga dan Otomotif]]></category></item></channel></rss>