BATU- Desa Wisata Mbrau, Kota Batu, mulai menggarap konsep wisata live-in sebagai paket unggulan wisata edukasi. Wisatawan nantinya tidak sekadar menginap, tetapi ikut menjalani aktivitas sehari-hari masyarakat dan peternak setempat.
Konsep tersebut menjadi salah satu program yang diperkenalkan Forum Desa Wisata (Fordewi) Batu dalam pengembangan Kampung Wisata Edukasi Mbrau. Sabtu (3/10/2026)
Ketua Forum Desa Wisata (Fordewi) Kota Batu, Mochammad Dadi mengatakan, konsep live-in telah mulai berjalan. Bahkan, rombongan dari Pondok Pesantren Bumi Sholawat Sidoarjo dijadwalkan mengikuti program tersebut. Sekitar 35 santri putri akan tinggal di kawasan Mbrau.
“Live-in ini menjadi tujuan utama paket yang kita promosikan. Anak sekolah, mahasiswa, masyarakat maupun perusahaan bisa tinggal sambil mendapatkan edukasi,” ujarnya.
Dalam paket tersebut, wisatawan akan tinggal di rumah warga, makan bersama keluarga tuan rumah, hingga mengikuti aktivitas peternak sejak pagi. Mulai dari pergi ke kandang, memerah susu, mencari rumput, hingga mengikuti proses penyetoran susu.Tak hanya itu, wisatawan juga dapat mengikuti edukasi pengolahan susu hingga pembuatan keju.
Menurutnya, sekitar 25 rumah warga saat ini telah siap menerima wisatawan. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena mayoritas masyarakat sudah menyatakan kesiapan untuk terlibat.
“Namanya live-in itu tidur di rumah warga apa adanya, kemudian makan apa yang dimasak warga dan mengikuti aktivitas peternak. Itu yang dijual,” katanya.
Namun, pengembangan konsep tersebut masih menghadapi persoalan sarana dan prasarana. Sejumlah rumah masih membutuhkan penyesuaian fasilitas, terutama kamar dan toilet agar memenuhi standar penerimaan wisatawan.
Fordewi Kota Batu pun mendorong keterlibatan pemerintah, swasta dan perbankan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu pemenuhan sarana tersebut.
Program live-in Mbrau juga akan dipromosikan kepada sekitar 30 agen perjalanan dari Jawa-Bali. Mereka akan diajak melihat langsung konsep dan paket wisata yang ditawarkan sehingga dapat ikut memasarkannya kepada wisatawan.
Fordewi berharap sinergi berbagai pihak mampu memperkuat Kampung Wisata Edukasi Mbrau sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata berbeda—bukan hanya melihat kehidupan desa, tetapi ikut menjadi bagian dari aktivitas warga. (Ton)
Editor : Redaksi