JAKARTA- Pernyataan kontroversial muncul menjelang Pemilu 2029. Jurnalis senior Lukas Luwarso menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi diduga menyiapkan dana hingga Rp200 triliun untuk mendorong Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meraih 16 persen suara nasional pada Pemilu 2029.
Pernyataan itu disampaikan Lukas saat membahas dinamika internal dan arah politik PSI. Ia menilai Jokowi menjadi figur sentral dalam perkembangan dan strategi politik partai tersebut.
Lukas bahkan mengklaim memperoleh informasi dari kalangan politikus di tingkat DPD dan DPR mengenai adanya tawaran insentif bernilai puluhan miliar rupiah kepada tokoh yang bersedia berkampanye untuk PSI.
“Jokowi menyiapkan 200 triliun untuk menyiapkan PSI meraih 16 persen di Pemilu 2029,” ujar Lukas, seperti dikutip Warta Ekonomi, Minggu (4/10/2026).
Namun, angka Rp200 triliun tersebut hingga kini harus ditempatkan sebagai klaim atau pernyataan narasumber, bukan fakta yang telah terbukti. Tidak ditemukan dalam sumber yang ditelusuri bukti independen yang mengonfirmasi adanya dana sebesar itu maupun dokumen yang menunjukkan rencana pembiayaannya.
Di sisi lain, keterlibatan Jokowi dalam aktivitas politik PSI menuju 2029 memang menjadi sorotan. Jokowi diketahui telah menyatakan dirinya bergabung dengan PSI dan belakangan aktif memberikan arahan politik kepada kader partai tersebut.
Jokowi juga sebelumnya menyatakan optimistis PSI mampu menghadapi Pemilu 2029 dan menekankan pentingnya kerja keras kader untuk memperoleh dukungan masyarakat.osi
Editor : Redaksi