Sebut Indonesia Makin Aneh, Pegiat Medsos Sentil Dedi Mulyadi yang Terbang ke NTT: Cosplay Jadi Presiden!

KDM saat berada di NTT.
KDM saat berada di NTT.

JAKARTA- Langkah cepat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) terbang ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu korban gempa pada Jumat (21/8/2026) menuai sorotan. Jurnalis sekaligus pegiat media sosial, Ahmad Arif, menilai fenomena tersebut memperlihatkan keanehan dalam tata kelola negara karena Presiden Prabowo Subianto belum hadir langsung di lokasi bencana.

"Negeri yang aneh. Ada Presiden, tetapi serasa sedang memimpin kompi. Ada gubernur yang sibuk cosplay jadi presiden. Ada mantan presiden yang ingin menjadi raja," tulis Arif di akun X pribadinya.

Kunjungan KDM dilakukan usai menerima permintaan bantuan langsung dari warga NTT melalui media sosial. Dalam aksi tanggap bencana ini, KDM menyerahkan bantuan senilai Rp4,5 miliar yang dihimpun dari Pemprov Jabar, Baznas Jabar, Bank BJB, Apindo, Kadin, serta donasi pribadinya sebesar Rp4 miliar.

Ia didampingi Wali Kota Depok Supian Suri yang membawa tambahan sumbangan Rp500 juta dari ASN dan masyarakat Kota Depok. "Kita hari ini membawa bantuan sebesar Rp4,5 miliar. Rp4 miliar dari provinsi (Jabar) dan Rp500 juta dari kota depok," kata KDM via Instagram.

Skema Bantuan dan Relawan
Guna mempercepat penyaluran sekaligus memutar roda ekonomi warga lokal, KDM tidak mengirimkan logistik dari Jawa Barat, melainkan memilih skema belanja langsung di pasar sekitar lokasi bencana, seperti Labuan Bajo.

Selain bantuan materi, Pemprov Jabar turut menerjunkan 20 relawan gabungan dari BPBD Jabar dan Kwarda Pramuka Jabar untuk membantu operasi pertolongan di pelosok yang sulit dijangkau.haj

Editor : Redaksi