Video Penganiayaan Caddy di Modern Golf Tangerang, Pelaku Diduga Pejabat Publik

Kondisi korban di rumah sakit. Foto: Video Viral
Kondisi korban di rumah sakit. Foto: Video Viral

TANGERANG- Belum tuntas kasus penyekapan perempuan di Bandung, publik kembali dibuat geram oleh kelakuan oknum pegolf terhadap seorang caddy.

Seperti diunggah akun X @nengsarah408 yang memperlihatkan dugaan penganiayaan terhadap seorang caddy di lapangan golf pada Selasa 23 Juni 2026, diduga terjadi di Modern Golf Tangerang. Dalam video itu, korban diduga diinjak lehernya oleh seorang pegolf.

"Belum selesai kasus penyekapan Yuvita di Bandung, publik tanah air kembali dikagetkan dengan penganiayaan seorang caddy di lapangan golf modernland, korban inisial R diduga dianiaya oleh FP," tulis akun tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak manajemen Modern Golf maupun aparat kepolisian mengenai kronologi lengkap dan penanganan kasus tersebut.

Video yang beredar luas di berbagai platform media sosial memicu kecaman dari masyarakat. Banyak warganet meminta aparat penegak hukum segera menyelidiki peristiwa tersebut dan memastikan korban memperoleh perlindungan serta keadilan.

Sebelum rekaman CCTV itu viral, insiden tersebut belum mendapat perhatian luas. Kasus baru menjadi sorotan setelah video beredar di publik dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai identitas pelaku.

Di media sosial muncul klaim bahwa pelaku merupakan seorang pejabat publik. Namun hingga berita ini ditulis, belum ada bukti maupun pernyataan resmi yang membenarkan informasi tersebut.

Identitas pelaku maupun status jabatannya masih menunggu hasil penyelidikan aparat yang berwenang.

Publik berharap pihak manajemen lapangan golf segera memberikan penjelasan resmi mengenai insiden tersebut, termasuk langkah yang telah diambil untuk melindungi korban dan memastikan peristiwa serupa tidak kembali terjadi.

Sementara itu, aparat kepolisian diharapkan segera mengusut kasus tersebut secara profesional berdasarkan alat bukti yang tersedia, termasuk rekaman CCTV, keterangan saksi, dan hasil pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang terlibat. 

"Duh siapa lagi ini, polisi jangan diam saja. Pelaku harus diberi segera ditangkap," tulis warganet. hrd

Editor : Redaksi