Pohon Uang Jadi Rebutan Warga di Junrejo Culture Carnival 2026

Junrejo Culture Carnival 2026 yang mengangkat tema “Beragam dalam Budaya, Bersatu Membangun Desa”, Minggu (9/8/2026).
Junrejo Culture Carnival 2026 yang mengangkat tema “Beragam dalam Budaya, Bersatu Membangun Desa”, Minggu (9/8/2026).

BATU- Tradisi selamatan desa di Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, berlangsung meriah. Ribuan warga antusias mengikuti Junrejo Culture Carnival 2026 yang mengangkat tema “Beragam dalam Budaya, Bersatu Membangun Desa”, Minggu (9/8/2026).

Kemeriahan semakin terasa saat 10 RW se-Desa Junrejo menampilkan beragam seni dan budaya dari sejumlah provinsi di Indonesia. Setiap RW mendapat tugas menampilkan budaya daerah tertentu, mulai dari pakaian adat, kesenian tradisional, hingga kuliner khas.

Tidak hanya parade budaya, kegiatan tersebut juga diwarnai tradisi sedekah bumi. Masing-masing RW membawa hasil pertanian sebagai bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil bumi yang diperoleh.

Selain hasil pertanian, Pemerintah Desa Junrejo juga menyediakan sedekah berupa uang yang dibentuk menyerupai gunungan. Uang dengan pecahan mulai Rp5 ribu hingga Rp100 ribu tersebut kemudian menjadi perhatian warga dan diperebutkan saat prosesi berlangsung. Pawai budaya dimulai dari kawasan RW 08 Watu Asri dan berakhir di depan Balai Desa Junrejo.

Kepala Desa Junrejo, Andi Faizal Hasan, mengatakan Junrejo Culture Carnival menjadi momentum untuk memperkenalkan sekaligus melestarikan keberagaman budaya Indonesia melalui kreativitas masyarakat.

“Setiap RW kami undi untuk menampilkan budaya dan seni tradisional dari masing-masing provinsi. Misalnya yang mendapatkan Provinsi Bali, peserta harus mengenakan pakaian adat, menampilkan tarian dan kuliner khas Bali secara teatrikal,” ujar Andi.

Menurutnya, rangkaian Selamatan Desa Junrejo 2026 telah dimulai sejak 26 Juli dan akan berlangsung hingga 23 Agustus 2026. Puncak rangkaian kegiatan akan dilaksanakan pada 17 Agustus mendatang melalui upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI bersama masyarakat. Seluruh rangkaian kemudian ditutup dengan resepsi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Simon Purwo Ali, menjelaskan bahwa pelaksanaan Selamatan Desa Junrejo tahun ini memiliki konsep berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

“Setiap kontingen harus menampilkan ragam budaya dan adat istiadat dari setiap provinsi. Kami berharap Junrejo Culture Carnival 2026 berjalan lancar dan sukses, serta mampu mempererat kebersamaan dan kerukunan masyarakat Desa Junrejo,” pungkasnya. (Ton)

Editor : Redaksi