LLAMONGAN - Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri ratusan pendekar, jajaran pengurus cabang, sesepuh organisasi, serta tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat.
Ketua Persaudaraan Setia Hati Cabang Lamongan, Duwi Nanda, menegaskan bahwa peringatan milad bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum untuk merefleksikan kembali nilai-nilai luhur organisasi di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
“Milad ke-94 ini menjadi bukti ketangguhan, konsistensi, dan kesetiaan PSH dalam membentuk karakter manusia yang berbudi luhur serta memahami nilai benar dan salah. Di usia yang hampir satu abad ini, tugas kita bukan hanya menjaga eksistensi organisasi, tetapi juga memastikan nilai-nilai Setia Hati dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Duwi Nanda.
Ia juga menjelaskan bahwa dipilihnya Kompleks Yayasan Grimika Paciran sebagai lokasi kegiatan memiliki makna strategis dalam memperluas syiar organisasi di wilayah pesisir utara Lamongan.
“Paciran dipilih agar semangat persaudaraan semakin dekat dengan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat konsolidasi anggota di wilayah pantura,” tambahnya.
Pihak Yayasan Grimika menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut dan mengaku merasa terhormat dipercaya menjadi tuan rumah peringatan Milad ke-94 PSH Cabang Lamongan.
Kolaborasi itu dinilai sebagai bentuk sinergi positif antara lembaga pendidikan dan sosial dengan organisasi kepemudaan berbasis budaya.
Melalui peringatan milad ini, Duwi Nanda berharap seluruh pengurus dan anggota Persaudaraan Setia Hati Cabang Lamongan terus menjaga marwah organisasi, memperkuat tali persaudaraan, serta berkontribusi dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kedamaian di Kabupaten Lamongan.
Reporter: M.Yusuf Al Ghoni
Editor : Redaksi