NEW JERSEY- Spanyol juara, menundukkan Argentina 1-0. Gol kemenangan dicetak oleh Ferran Torres pada menit ke-106 extra time.
Sama seperti ketika Spanyol berjaya pada 2010, penentunya adalah sesama pemain Barcelona, Andres Iniesta.
Di balik pesta kejayaan La Furia Roja, diam-diam satu nama mencuat: Joan Monfort.
Fotografer profesional asal Mataro, Spanyol ini seperti tertakdirkan ikut merangkai sejarah. Tanpa direncanakan, dia menggulirkan kisah romantik Lionel Messi dan Lamine Yamal dalam laga final Piala Dunia 2026, dinihari (20 Juli 2026) WIB tadi.
Messi memandikan bayi Yamal, itulah kisah pada akhir 2007 silam yang tercetak dalam sebuah foto. Keabadian itu mengharu-biru suasana menjelang partai pamungkas di Stadion New York, New Jersey.
Semula banyak yang mengira, itu adalah produk Artificial Intelligence (AI), namun sebenarnya merupakan momen nyata. Foto tersebut dihasilkan Joan Monfort, yang dia ambil untuk keluarga pemenang dalam foto kalender amal bersama bintang Barcelona.
Pemotretan itu digelar oleh Yayasan FC Barcelona dan UNICEF. Messi berusia 20 tahun dan meroket sebagai alumni Akademi La Masia, dan Yamal masih lima bulan.
Dari foto itu tersimpan jejak sejarah yang kini teraktualkan. Inilah keajaiban: ada aroma kasih sayang, dan sensasi yang tak pernah ternyana — Messi dan Yamal berhadapan sebagai lawan, merepresentasikan duel Argentina vs Spanyol, atau antara sang senior yang pernah memandikan dan si junior yang dimandikan. Messi sendiri tak mengira foto itu bakal sefenomenal sekarang.
Sang fotografer baru tahu nilai eksepsionalitas foto itu dua tahun lalu setelah Yamal moncer di Euro 2024, mengisahkan perjalanan ajaib dua sosok bintang.
Mula-mula ayah Yamal, Mounir Nazraoui memostingnya di media sosial pada 2024. Barulah kemudian Monfort paham tentang betapa penting karya tersebut. Dia lalu tahu si bayi yang dimandikan Messi kini menjelma sebagai pemain hebat, dan mengenakan jersey nomor 10 yang dipakai Messi di Barcelona.
Tafsir sejarah pun terasa makin kuat, yang terhubung dengan partai final Piala Dunia 2026 yang akhirnya dimenangi Rodri dkk. Tafsir regenerasi pun bagai tersirat dari foto Messi memandikan Yamal.
Dan Minggu (19/7/2026) waktu setempat, 19 tahun kemudian, Yamal bikin Messi sedih dan menangis karena Spanyol sukses mengalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026.dah
Editor : Redaksi