JAKARTA- Seorang vendor pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, menyampaikan keluhan terkait pembayaran pekerjaan yang disebut telah rampung 100 persen di tiga titik pembangunan.
Dalam unggahannya, vendor tersebut mengklaim masih terdapat selisih pembayaran sekitar Rp500 juta yang menurut perhitungannya masih menjadi haknya sebagai vendor pelaksana pekerjaan KDMP di Kabupaten Enrekang.
Vendor tersebut juga meminta Kodim 1419/Enrekang dan Kodam XIV/Hasanuddin memberikan kejelasan serta penyelesaian secara transparan.
Ia menyatakan, apabila terdapat kekeliruan dalam perhitungannya, pihak terkait diminta menunjukkan datanya. Namun apabila pembayaran tersebut memang masih menjadi haknya, ia meminta agar segera diselesaikan.
“Saya hanya ingin satu hal: kejelasan dan penyelesaian atas hak saya,” demikian inti pernyataannya.
Editor : Redaksi