Bolosego Putuskan Tutup Usaha di Jogja

Pemilik usaha Bolosego yang viral.
Pemilik usaha Bolosego yang viral.

JOGJA- Sebuah pengakuan pemilik usaha Bolosego yang viral di media sosial, niat hati mengadu nasib dengan memboyong food truck selama 5 hari di Alun-Alun Kidul (Alkid) Yogyakarta justru berujung kekecewaan.

Sang pemilik memilih untuk tidak melanjutkan usahanya dan pulang di hari pertama akibat maraknya aksi pungutan liar (pungli).

Padahal, pihak pengusaha mengaku telah mengantongi izin resmi dari Keraton Yogyakarta yang ditandatangani langsung oleh Gusti Kanjeng Ratu (GKR).

Namun, surat izin resmi tersebut ternyata tak cukup untuk membendung oknum-oknum di lapangan.

Dalam pengakuannya, owner Bolosego ini menyebut tarif parkir sempat ditembak hingga Rp2,5 juta per hari, sebelum akhirnya disepakati Rp1 juta setelah bernegosiasi.

Tak hanya itu, ia juga dibebani kewajiban menanggung jatah makan untuk 10 orang preman dan 3 oknum polisi setiap harinya.

Beratnya beban pungli ugal-ugalan yang tak masuk akal ini membuat pelaku usaha kapok dan memilih menyetop sisa jadwal jualan mereka.

Kasus ini pun memicu keprihatinan publik terkait kenyamanan dan iklim usaha bagi para pelaku UMKM di kawasan wisata Jogja.ha

 

Editor : Redaksi