KOSPI dan MBG Watch Somasi Prabowo

JAKARTA- Koalisi Selamatkan Pendidikan Indonesia (KOSPI) dan MBG Watch melayangkan somasi kepada Presiden Republik Indonesia, Ketua DPR RI, Menteri Keuangan, dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) terkait penyelenggaraan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (10/9).

Somasi ini menyoroti dua persoalan utama dalam penyelenggaraan MBG, yaitu berulangnya keracunan MBG serta persoalan konstruksi anggaran MBG yang membajak anggaran pendidikan. KOSPI dan MBG Watch menilai persoalan keracunan tidak dapat dipandang sebagai kesalahan personal, atau kesalahan hanya dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) belaka, melainkan masalah yang sistematis. Hingga akhir Agustus 2026, setidaknya terdapat 43 ribu lebih anak yang tercatat sebagai korban keracunan MBG. 

Masyarakat sipil mendesak pemerintah melakukan moratorium dan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan MBG, termasuk memastikan pemenuhan hak dan pemulihan bagi para korban.

Pemberian Somasi ini sempat diwarnai dengan persoalan, lantaran Kantor BGN tidak memperbolehkan koalisi untuk masuk dan menyerahkan surat tersebut. BGN juga tidak memiliki mekanisme penerimaan surat yang lazim, sepertinya adanya tanda terima dan cap sebagai legalisasi penerimaan surat.

Editor : Redaksi