Dewan Pers Kecam Keras Hotman Paris

mediarealita.co
Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, menyampaikan pernyataan sikap pada Senin (20/7/2026). 

JAKARTA- Dewan Pers menyoroti pernyataan Hotman Paris Hutapea yang dinilai merendahkan profesi wartawan saat konferensi pers di Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7).

Insiden terjadi setelah pemeriksaan terhadap Febrie Adriansyah sebagai tersangka perkara dugaan tindak pidana pencucian uang dan korupsi di PT Asabri.

Saat sesi tanya jawab, seorang wartawan menanyakan apakah Febrie Adriansyah, mantan Jampidsus, merasa dikriminalisasi dalam perkara yang menjeratnya. 

Menanggapi pertanyaan itu, Hotman Paris menjawab, “Menurut kau gimana? Lu punya otak gak?” Ucapan tersebut kemudian menjadi perhatian Dewan Pers.

Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, menyampaikan pernyataan sikap pada Senin (20/7/2026). 

Berikut poin pernyataan Dewan Pers:

 

1. Menyesalkan sikap Hotman Paris yang menjawab pertanyaan wartawan dengan ungkapan bernada merendahkan. Ketidaksetujuan atas sebuah pertanyaan hendaknya ditanggapi dengan cara yang lebih rasional dan beretika.

2. Meminta semua pihak menghormati wartawan dalam menjalankan kerja jurnalistik. Wartawan mengajukan pertanyaan untuk menggali informasi dan mendengarkan versi narasumber. Hal itu merupakan bagian dari proses jurnalistik yang dilindungi Pasal 4 ayat (3) UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

3. Mengingatkan wartawan untuk selalu mematuhi UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik dalam menjalankan profesinya.

Dewan Pers juga menegaskan peran wartawan sesuai Pasal 6 UU Pers, yaitu memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui, menegakkan demokrasi dan HAM, mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi akurat, melakukan pengawasan, serta memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Sebelumnya, Hotman Paris melalui video di Instagram @hotmanparisofficial, Senin (20/7/2026), telah menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya tersebut. Ia mengaku tersulut emosi karena pertanyaan yang dinilai berulang.(Ang)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru