Demo Memanas di Grahadi, 13 Orang Pemicu Kericuhan Diamankan

mediarealita.co
Massa aksi yang diduga menjadi provokator berhasil di amankan petugas

SURABAYA – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Jumat (26/6/2026) malam, berakhir ricuh setelah situasi yang semula berlangsung tertib berubah memanas.

Massa yang tergabung dalam Front Anti Kapitalisme sebelumnya menggelar aksi penyampaian aspirasi sejak sore hari. Namun, menjelang malam, kondisi di lokasi mulai tidak terkendali setelah sejumlah peserta aksi diduga melakukan tindakan provokatif.

Baca juga: Demo #IndonesiaSekarat di Grahadi Surabaya Berakhir Ricuh, Polisi Bubarkan Massa

Petugas keamanan yang berjaga di sekitar lokasi sempat berupaya menjaga situasi tetap kondusif. Akan tetapi, ketegangan meningkat ketika pagar kawat berduri yang dipasang sebagai pembatas dirusak oleh massa.

Selain itu, sejumlah fasilitas umum di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan. Beberapa pot tanaman, tempat sampah, hingga separator jalan dilaporkan rusak akibat aksi tersebut.

Baca juga: Bubarkan Saja Pak, Ibu Pemilik Stan Bazar Histeris Saat Demo Ricuh di Dekat Alun-Alun Surabaya

Sebelumnya, massa sempat melakukan pembakaran sampah dan pakaian bekas yang disebut sebagai simbol perlawanan dalam aksi. Namun, kondisi kemudian berkembang menjadi kericuhan setelah sebagian massa mulai melemparkan batu dan potongan kayu ke arah barikade aparat.

Untuk mengendalikan situasi dan mengamankan kawasan vital di sekitar Gedung Negara Grahadi, aparat kepolisian melakukan langkah penertiban dengan mendorong massa menjauh dari area pengamanan.

Baca juga: 13 Orang Diduga Jadi Pemicu Kericuhan Diamankan, Aksi di Depan Grahadi Berujung Ricuh

Dalam proses pengamanan tersebut, sebanyak 13 orang diamankan oleh petugas karena diduga menjadi pemicu terjadinya kericuhan. Mereka selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui peran masing-masing dalam insiden tersebut.

Hingga malam hari, aparat gabungan masih bersiaga di sekitar lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan mencegah terjadinya gangguan keamanan lanjutan. Arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan sekitar Grahadi sempat mengalami pengalihan selama proses penanganan berlangsung. tyan

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru