K3S Babat Soal Serentaknya SD Tak Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila: Karena Hari Libur

mediarealita.co

LAMONGAN- Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Babat, Mohammad Hermawan, menjelaskan alasan sebagian besar Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, tidak menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026).

Menurut Hermawan, upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di tingkat SD akan dilaksanakan pada Selasa (2/6/2026) di masing-masing sekolah. Penundaan dilakukan karena 1 Juni merupakan hari libur nasional dan upacara pada hari tersebut hanya diikuti oleh unsur pimpinan.

Baca juga: Dikenal Religius dan Ramah, Sukiman Jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Gedung Pemkab Lamongan

"Besok (2/6) akan diadakan upacara di masing-masing lembaga," kata Mohammad Hermawan kepada awak media, Senin (1/6/2026).

Ia menambahkan, sebagian unsur pendidikan mengikuti upacara yang digelar di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

"Beberapa unsur mengikuti upacara di kecamatan. Saya sendiri upacara di kabupaten. Saat ini hari libur, jadi ditunda besok. Sementara baru unsur pimpinan yang upacara," jelasnya.

Saat dikonfirmasi terkait Surat Edaran Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan Nomor 400.3.4/1264/413.101/2026 tertanggal 29 Mei 2026 yang ditandatangani Sekretaris Dinas Pendidikan Lamongan, Heriyanto, Hermawan tidak memberikan penjelasan lebih lanjut.

 Dalam surat tersebut, seluruh satuan pendidikan jenjang SD dan SMP diminta melaksanakan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 mulai pukul 07.00 WIB.

"Terima kasih," jawab Hermawan singkat.

Seperti diketahui, sebagian besar SD di Kecamatan Babat tidak menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila pada Senin (1/6/2026).

Baca juga: Jokowi Akui Tak Diundang Hadiri Upacara Hari Pancasila

Berdasarkan informasi dari sejumlah guru SD di wilayah tersebut, upacara tidak dilaksanakan karena tidak ada arahan maupun imbauan dari Koordinator Wilayah (Korwil) Bidang Pendidikan Kecamatan Babat.

"Untuk Kecamatan Babat hampir semua lembaga tidak ada perintah atau imbauan untuk melaksanakan upacara, Mas. Jadi kami tidak berani melaksanakan kalau tidak ada imbauan atau sejenisnya dari Korwil," ungkap salah seorang guru SD di Babat kepada wartawan, Senin (1/6/2026).

Sementara itu, Kepala Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Babat, Yatun, mengaku tidak menerima surat edaran tersebut hingga malam sebelum pelaksanaan upacara.

 

Baca juga: Belasan SPPG di Lamongan Dihentikan Sementara karena Tak Penuhi Standar IPAL

"Saya tadi upacara di SMP 3 bersama Pak Camat.

 Saya menunggu sampai malam tidak menerima edaran dari Dinas Pendidikan Lamongan ini, Pak," kata Yatun saat dikonfirmasi melalui pesan instan, Senin (1/6/2026).

Hingga berita ini ditulis, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, Heriyanto, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan instan terkait persoalan tersebut.

Reporter: M.Yusuf Al Ghoni

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru