Jasad Bayi Membusuk Ditemukan di Pantai

mediarealita.co
Lokasi ditemukannya bayi. Foto: Humas

BATAM- Warga di kawasan Pantai Skilak, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, digegerkan dengan penemuan jasad bayi laki-laki dalam kondisi membusuk di tepi pantai, Rabu (20/5/2026) sore.

Jasad bayi tersebut pertama kali ditemukan warga saat sedang berenang di sekitar pantai.

Baca juga: Jasad Bayi Ditemukan di Selokan Penuh Sampah di Ponorogo

Saat ditemukan, kondisi tubuh bayi sudah menghitam, membusuk, dan dikerumuni lalat. Kapolsek Nongsa Kompol Eriman melalui Kanit Reskrim Ipda Reyhan membenarkan adanya penemuan jasad bayi tersebut.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, bayi diduga telah meninggal dunia sejak beberapa hari sebelum ditemukan warga.

“Iya benar ada penemuan jasad bayi. Diduga bayi tersebut sudah meninggal sejak 2–3 hari lalu, sebab saat ditemukan warga jasadnya sudah menghitam dan membusuk,” ujar Ipda Reyhan  saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).

Menurut Reyhan, saat ditemukan posisi jasad bayi dalam keadaan tertelungkup di pinggir pantai. Polisi bersama Tim Identifikasi dan Forensik (Inafis) langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan.

Baca juga: Mayat Ditemukan di Depan SPBU Kebon Jeruk 

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas bayi tersebut, termasuk menelusuri keberadaan orang tua bayi malang itu.

Jasad bayi kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri guna menjalani proses autopsi dan pemeriksaan laboratorium forensik.

“Saat ini jasad bayi masih di RS Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan pemeriksaan di Laboratorium Forensik (Labfor) oleh Tim Forensik,” ungkapnya.

Baca juga: Bayi Laki-laki Dalam Tas Kertas Coklat, Dibuang di Ring Road Kota Madiun

Berdasarkan informasi yang dihimpun, warga menduga jasad bayi tersebut sudah berada di lokasi selama beberapa hari sebelum akhirnya ditemukan.

Polisi kini masih mendalami penyebab pasti kematian bayi serta mencari pihak yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.ga

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru