Pasang Badan untuk Gibran, Grace Natalie: Tak Ada Kewajiban KBRI Simpan Dokumen Akademik Pelajar Indonesia

mediarealita.co
Grace dalam video yang diunggah di akun media sosial Instagramnya, Minggu (4/10/2026).

JAKARTA - Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie berpendapat ada satu hal yang perlu diluruskan mengenai anggapan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) berkewajiban menyimpan dokumen akademik pelajar Indonesia yang sekolah di negara bersangkutan.

Diketahui sebelumnya ada pernyataan KBRI Singapura dan Australia yang menyatakan tidak menyimpan dokumen akademik Gibran Rakabuming Raka.

Baca juga: Ternyata Bukan Ijazah, Gibran Cuma Setor 'Surat Kehadiran' dan Transkip Nilai untuk Syarat Cawapres!

"Tidak ada kewajiban bagi pelajar Indonesia di mana pun untuk menyetorkan dokumen akademik mereka ke kedutaan. Juga bukan tugas atau kewajiban kedutaan untuk mengumpulkan data-data akademik pelajar-pelajar Indonesia di luar negeri," kata Grace dalam video yang diunggah di akun media sosial Instagramnya, Minggu (4/10/2026).

Baca juga: Cuma 6 Bulan di Australia Disetarakan SMK? Surat Ijazah Gibran Kini Digugat ke PTUN

Dirinya memberikan contoh meraih dua gelar master, di National University of Singapore dan Singapore Management University. Tidak ada permintaan dari KBRI atau kewajiban Grace menyetorkan transkrip atau dokumen akademik ke KBRI.

"Jadi jangan dibuat narasi seolah-olah kalau KBRI tidak memiliki dokumen akademik Mas Gibran, maka itu artinya Mas Gibran tidak lulus atau bersekolah di sana. Ini logika yang sangat-sangat ngawur," kata Grace. Grace mempertanyakan kapan urusan ijazah ini selesai.

Baca juga: Kursus 6 Bulan Gibran, Disetarakan SMK 3 Tahun, Mercy Smart Ajukan Gugatan ke PTUN

Dikatakan Grace, tadinya Jokowi yang disebut ijazahnya palsu, sekarang Gibran. "Orang yang mempermasalahkan ya dia-dia juga. Apakah isu ini sengaja dipelihara? Bagaimana menurut Anda?" tanya Grace.ko

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru