JAKARTA- Mitchell Baker memimpin daftar top skor FIFA ASEAN Cup 2026 menjelang final. Penyerang Timnas Indonesia itu telah mengoleksi lima gol dan berpeluang menambah pundi-pundinya saat menghadapi Thailand di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam.
Baker mencetak seluruh lima golnya saat Indonesia menang telak 9-2 atas Bangladesh pada laga terakhir Grup A. Ia unggul satu gol atas striker Malaysia, Bergson, yang mengoleksi empat gol.
Baca juga: Alhamdulillah, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Di posisi berikutnya terdapat Bjørn Martin Kristensen (Filipina) dengan tiga gol, sedangkan Arif Aiman, Ali Khan, Teerasak Poeiphimai, dan Nguyễn Đình Bắc sama-sama telah mencetak dua gol.
Pemain 19 tahun ini telah mengemas 5 gol dan berpotensi bertambah ketika laga final melawan Thailand.
Baker sendiri menjadi andalan pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk memecah kebuntuan. Selain insting gol yang tajam, pemuda kelahiran Melbourne, Australia ini memiliki postur tubuh 196 cm, yang menjadi keuntungan saat duel bola atas.
Terlebih, Baker juga mendapat dukungan dari rekan-rekan setimnya, termasuk Ole Romeny, yang memberikan pujian ketika Baker mencetak 5 gol saat Indonesia melawan Bangladesh.
Tidak banyak memang pemain sepakbola, khususnya penyerang yang memiliki postur jangkung lebih dari 195 cm, dan Baker adalah salah satunya.
Lantas, apa-apa saja faktor yang membuat Baker bisa setinggi itu?
Faktor keturunan merupakan penentu paling dominan. Menurut MedlinePlus dari National Institutes of Health (NIH), sekitar 80 persen variasi tinggi badan manusia dipengaruhi faktor genetik.
Berdasarkan dokumen naturalisasi Mitchell merupakan putra dari Daniel Robert Baker (ayah), warga negara Australia yang lahir di Geelong.
Maureen Lee Baker (ibu), perempuan berdarah Indonesia yang memiliki garis keturunan dari Yogyakarta dan Semarang.
Artinya, seseorang bisa saja memiliki tubuh sangat tinggi karena mewarisi kombinasi gen tertentu dari ayah, ibu, maupun leluhur sebelumnya, meski tinggi badan orang tuanya tidak selalu luar biasa tinggi.ang
Editor : Redaksi