Lelang Dibuka, Dinkes Ponorogo Obral Dua Paket Senilai Rp 6,57 Miliar

mediarealita.co
Ilustras lelang.

PONOROGO- Pemkab Ponorogo resmi mulai membuka lelang proyek fisik tahun ini. Hal ini terlihat mulai terpampangnya sejumlah paket pekerjaan pada laman resmi Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE) Ponorogo. 

Dari website resmi http://spse.inaproc.id/Ponorogo/lelang terlihat, Dinas Kesehatan menjadi OPD pertama yang menggelar lelang paket pekerjaan fisik senilai Rp 6,57 M. Diantaranya proyek pembangunan Puskesmas Ronowijayan senilai Rp 2,5 M, serta proyek pembangunan rawat inap Puskesmas Ngebel senilai Rp 4,07 M, kedua paket pekerjaan fisik ini diumumkan sejak 7 Mei 2026 lalu.

Baca juga: Paling Kaya, Mantan Direktur RSUD dr Harjono Ponorogo, Yunus Mahatma Punya Harta Rp 14 M

Menanggapi hal ini, Ketua Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara (BAPAN) Ponorogo Hadi Santoso mengatakan, kendati proyek fisik telah berjalan, namun proyek infrastruktur seperti jalan belum dimulai hingga kini. Ia mendesak Pemkab segera menggelar lelang mengingat saat ini banyak jalan kabupaten yang kondisinya rusak. 

Baca juga: Tim URC Polres Ponorogo Gulung Komplotan Curanmor Lintas Provinsi, 8 TKP Langsung Terbongkar

“ Kalau semakin lama digelar lelangnya, maka pelaksanaanya juga akan mundur. Padahal masyarakat saat ini sangat membutuhkan jalan yang bagus,” ujarnya, Senin (11/05/2026).

Hadi berharap, proses pelaksanaan pekerjaan proyek fisik dapat berjalan sesuai mekanisme yang ada serta aturan yang berlaku. Pun dengan proyek infrastruktur jalan yang didesak untuk segera dibuka.

Baca juga: Belasan Pejabat Eselon II Pemkab Ponorogo Mendadak Dipanggil BKN Jatim, Ada Apa?

“ Kalau memang tidak layak menang tender jangan dipaksakan. Apa yang sudah terjadi hendaknya jadi pelajaran penting. Kami berharap lelang fisik segera dibuka,” pungkasnya.pon

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru