Kawal Perhelatan Grebeg Suro Ponorogo, BPJS Ketenagakerjaan Lindungi Ratusan Volunteer 

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo Dony Eko Setiawan didampingi adik ipar Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Anie Harjati dan Plt Bupati Lisdyarita.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ponorogo Dony Eko Setiawan didampingi adik ipar Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Anie Harjati dan Plt Bupati Lisdyarita.

PONOROGO (Mediarealita)— Gelaran Grebeg Suro tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh kejutan. Acara tahunan Kabupaten Ponorogo ini juga dihadiri oleh adik ipar Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Anie Harjati.

Anie yang juga merupakan Pendiri dan Ketua Yayasan Wadah Titian Harapan memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen jaminan sosial yang diberikan kepada para pelaku seni dan relawan (volunteer) selama acara Grebeg Suro berlangsung.

"Saya sangat mendukung penuh pemberian fasilitas BPJS. Kalau bisa, seluruh peserta mendapatkan pelayanan ini. Luar biasa, mari kita beri tepuk tangan untuk kebijakan ini," ujar Anie di hadapan ribuan penonton, termasuk wisatawan mancanegara yang memadati lokasi.

Anie, yang diketahui memiliki garis keturunan Ponorogo, mengingatkan pentingnya menjaga warisan leluhur dan menekankan peran vital generasi muda dalam melestarikan budaya. Kehadiran jaminan sosial dinilai menjadi angin segar bagi ekosistem kebudayaan di Bumi Reog agar para seniman dan relawan dapat tampil tanpa rasa cemas.

Merespons apresiasi tersebut, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Ponorogo, Dony Eko Setiawan, menegaskan bahwa perlindungan bagi para relawan dan pekerja seni di ajang Grebeg Suro 2026 merupakan wujud nyata kehadiran negara. Tercatat sedikitnya 103 relawan atau Volunteer Grebeg Suro mendapat perlindungan berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan. 

Ia mengaku, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen penuh untuk meminimalisasi risiko sosial ekonomi yang mungkin terjadi selama festival berlangsung.

 “ Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para relawan dan seniman Grebeg Suro ini adalah langkah krusial. Mereka telah mendedikasikan waktu dan tenaga untuk menyukseskan event budaya nasional ini, sehingga sudah menjadi kewajiban kami untuk memastikan mereka terlindungi dari risiko kecelakaan kerja dan kematian selama bertugas," kata Dony saat dikonfirmasi, Senin (15/06/2026).

Senada dengan Dony, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Madiun, Sevy Renita Setyaningrum turut memberikan pandangannya terkait cakupan perlindungan jaminan sosial di wilayah kerja Madiun Raya, termasuk Ponorogo. 

Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan dalam mengamankan para pekerja di sektor informal dan kreatif.

“ Kami sangat mengapresiasi kolaborasi yang apik dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo. Perlindungan bagi relawan festival ini menjadi contoh baik bagaimana event besar berbasis kebudayaan harus diimbangi dengan proteksi jaminan sosial. Fokus kami di Madiun Raya adalah memastikan tidak ada satu pun pekerja, baik formal maupun informal seperti pelaku seni ini, yang tertinggal dalam mendapatkan hak perlindungan dasarnya," pungkasnya. roh

Editor : Redaksi