MBG Perlu Dievaluasi, Keselamatan Anak Harus Menjadi Prioritas

mediarealita.co
Ilustrasi MBG.

JAKARTA- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan program besar yang menyangkut kebutuhan dan masa depan jutaan anak Indonesia. Karena itu, keberhasilannya tidak cukup hanya diukur dari seberapa banyak makanan yang dibagikan, tetapi juga dari seberapa aman, sehat, dan baik makanan tersebut diterima oleh anak-anak.

KPAI telah menyoroti berbagai persoalan dalam pelaksanaan MBG, termasuk kasus keracunan yang menimpa anak-anak. KPAI juga mendorong adanya evaluasi terhadap tata kelola dan pengawasan program agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Baca juga: Fahd A Rafiq, Petinggi Golkar yang Tak Jera 2 Kali Dipenjara Kasus Korupsi, Ditangkap KPK Lagi

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional (BGN) juga menyatakan akan melakukan audit terhadap dapur-dapur MBG dan menutup satuan pelayanan yang tidak memenuhi standar.

Ini menunjukkan bahwa persoalan keamanan pangan dalam MBG memang perlu mendapat perhatian serius.

Baca juga: Seskab Teddy Lincah Menari

Program yang baik tidak boleh hanya mengejar target, tetapi harus memastikan setiap proses berjalan dengan standar yang benar. Anak-anak bukan angka dalam laporan keberhasilan sebuah program. Mereka adalah manusia yang harus dilindungi.

MBG boleh menjadi program besar, tetapi keselamatan anak harus menjadi ukuran keberhasilan yang paling utama.

Baca juga: Usai Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan, Wamenag Romo Syafi’i Justru Dorong Semua Pesantren Dapat MBG

Karena memberi makanan bergizi adalah sebuah kebaikan, tetapi memastikan makanan itu aman untuk dikonsumsi adalah sebuah kewajiban.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru