GHANA- Ayanfuri Mmratehene meninggal setelah secara tidak sengaja menembak dirinya sendiri saat mengikuti tarian pemakaman.
Masyarakat Ayanfuri di Distrik Upper Denkyira barat diliputi duka cita menyusul kematian tragis Raja Wilayah Tradisional Ayanfuri, Nana Kwabena Okyere.
Kepala suku tersebut dilaporkan meninggal setelah secara tidak sengaja menembak dirinya sendiri selama upacara pemakaman terakhir Ayanfuri Abusuapanin yang diadakan pada hari Sabtu, 9 Mei 2026.
Menurut laporan, insiden itu terjadi saat kepala suku sedang menari di tempat pemakaman sambil memegang senapan pompa.
Ia diduga melepaskan tembakan secara tidak sengaja, dan mengalami luka tembak yang parah.
Nana Kwabena Okyere segera dilarikan ke Rumah Sakit Pentakosta Ayanfuri untuk mendapatkan perawatan darurat, tetapi dinyatakan meninggal dunia saat menerima perawatan medis.
Jenazahnya telah disimpan di kamar mayat Rumah Sakit Kota Dunkwa-On-Offin untuk diawetkan dan dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Insiden tersebut mengejutkan warga dan tokoh adat, dengan banyak yang menyatakan kesedihan atas kematian mendadak kepala suku tersebut.
Polisi telah memulai penyelidikan terkait insiden tersebut.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat untuk wilayah tersebut, Castro Kwabena Ennin, yang membenarkan insiden tersebut, menggambarkan insiden itu sebagai hal yang tragis dan memilukan bagi masyarakat Ayanfuri.
Editor : Redaksi