Hotman Paris Ngaku dapat Telepon Misterius dari 'Orang Dekat Solo' yang Minta Videonya Dihapus

Hotman Paris. Foto: Ig Hotman
Hotman Paris. Foto: Ig Hotman

JAKARTA- Pengacara kondang Hotman Paris mengaku dihubungi 'orang dekat Solo' dan menyuruh agar videonya yang meminta aparat tak menahan Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma dihapus.

Dalam video itu, Hotman diketahui sempat meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin agar Roy Suryo dan Tifauzia Tyassuma tidak perlu ditahan.

Pasalnya, Kejagung juga harus bisa menjaga stabilitas nasional dan politik.

Menurutnya jika keduanya ditahan bukan tidak mungkin akan mengganggu situasi nasional hingga membuat pertumbuhan ekonomi memburuk.

Dalam video yang beredar, Hotman menyebut ada 'orang dekat Solo' yang menghubungi dirinya dan meminta video tersebut dihapus.

"Mohon arif kebijaksanaan. Proses hukum berjalan terus, silakan, tapi nggak usahlah ditahan'. Itu waktu itu di WA saya dan sangat viral," ujar Hotman, dikutip Rabu (24/6).

Hotman Paris menegaskan bahwa video tersebut dikirimkannya juga ke Ring 1 Istana.

Pasalnya Hotman menyebut bahwa Presiden Prabowo juga merupakan mantan kliennya.

"Bahkan ada 'orang yang dekat dengan Solo' meminta saya untuk menghapus video tersebut. Tapi seperti biasa, video tersebut saya selalu kirim ke Ring 1 Istana, karena presiden [Presiden RI Prabowo Subianto] itu mantan klien saya," imbuhnya.

Hotman mengklaim video itu dipuji salah satu pejabat senior yang dekat dengan Presiden Prabowo.

Meski begitu, ia tidak mengetahui apakah karena video tersebut akhirnya Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan memberikan penangguhan penahanan terhadap Roy dan Tifa.

"Saya tidak tahu apakah pada malam itu juga Presiden Prabowo telepon Kejaksaan Agung. Karena you tahu kan, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tidak mungkin berani bikin putusan tanpa minta petunjuk dari Jaksa Agung," jelasnya.yri

Editor : Redaksi