PADANG PANJANG - Konsulat Jenderal Jepang melalui bidang Humas, Pendidikan, dan Kebudayaan melakukan kunjungan istimewa ke SMKN 1 Padang Panjang dalam rangka sosialisasi program beasiswa MEXT (Monbukagakusho) bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke Jepang, Jumat (22/5/2026).
Kunjungan tersebut menghadirkan langsung Mr. Furunobu Koichi dan disambut hangat oleh pihak sekolah, guru, serta ratusan siswa dengan penuh antusiasme.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kasi Pendidikan Cabang Dinas Wilayah I Dinas Pendidikan Sumatera Barat beserta pengawas sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan wawasan internasional dan peluang pendidikan global bagi pelajar SMK di Sumatera Barat.
Suasana penyambutan berlangsung meriah dan kental dengan nuansa budaya Minangkabau. Para siswa menampilkan Tari Pasambahan sebagai simbol penghormatan kepada tamu kehormatan. Momen semakin berkesan saat Kepala Sekolah memasangkan deta Minangkabau kepada Mr. Furunobu Koichi sebagai ungkapan selamat datang khas budaya Minang.
Dalam sesi pemaparan, Mr. Furunobu Koichi memperkenalkan program beasiswa MEXT yang merupakan beasiswa penuh dari Pemerintah Jepang bagi pelajar internasional untuk melanjutkan studi di berbagai jenjang pendidikan di Jepang.
Ia juga memberikan motivasi kepada para siswa agar berani memiliki mimpi besar dan mulai mempersiapkan diri sejak dini, terutama dalam penguasaan bahasa asing serta kemampuan akademik untuk menghadapi persaingan global.
“Kesempatan belajar di Jepang terbuka luas bagi generasi muda Indonesia yang memiliki semangat belajar dan tekad kuat,” ujarnya di hadapan para siswa.
Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan kesempatan berharga yang diberikan kepada peserta didik. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin termotivasi untuk meraih pendidikan internasional sekaligus memperluas wawasan budaya dan pengalaman global.
Kegiatan sosialisasi beasiswa MEXT tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan pendidikan dan budaya antara Indonesia dan Jepang, khususnya bagi generasi muda. Amryan
Editor : Redaksi