Prioritaskan MBG, Pemerintah Pangkas Subsidi BBM dan Elpiji 3 kg

Prabowo yang memprioritaskan MBG. Foto: dok setpres
Prabowo yang memprioritaskan MBG. Foto: dok setpres

JAKARTA (Realita)- DPR RI resmi mengesahkan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 dengan total belanja negara mencapai Rp4.106,26 triliun di bawah kepemimpinan Menteri Keuangan Suahasil Nazara.

Dalam postur fiskal terbaru ini, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menempatkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai pos prioritas utama di tengah pemangkasan anggaran subsidi energi.

Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat memperoleh pagu belanja terbesar di antara kementerian dan lembaga negara, yakni mencapai Rp240,2 triliun.

Dari pagu tersebut, sebesar Rp232,8 triliun dialokasikan khusus untuk program pemenuhan gizi nasional guna menjangkau 72,4 juta penerima manfaat, mencakup 60,5 juta anak sekolah serta 11,8 juta kelompok 3B (ibu hamil, menyusui, dan balita).

Di sisi lain, pemerintah dan parlemen menyepakati pengurangan subsidi energi sebesar 4,2 persen atau terpangkas Rp11,44 triliun menjadi Rp261,5 triliun. Penurunan ini berdampak langsung pada subsidi BBM dan LPG 3 kg yang turun menjadi Rp131,39 triliun, sementara pos subsidi listrik dipertahankan di level Rp130,11 triliun.

 

Editor : Redaksi