JAKARTA- Gelandang asal Belgia, Radja Nainggolan, menyesal tidak memilih Indonesia sebagai tim nasional yang dibela. Lantas, apa yang membuat gelandang 38 tahun itu menyesal tidak memilih Timnas Indonesia? Apakah karena uang semata?
Radja Nainggolan merupakan pesepakbola yang memiliki darah Indonesia dan Belgia. Darah Indonesia didapat dari sang ayah, sedangkan Belgia berasal dari sang ibu.
Karena itu, gelandang yang memiliki tendangan mematikan itu bisa memilih Belgia atau Indonesia sebagai tim nasional yang dibela. Namun, di usia 21 tahun atau pada 2009, Radja Nainggolan memilih Timnas Belgia.
Sayangnya, karier internasional Radja Nainggolan bersama Timnas Belgia tidak berlangsung lama. Ia hanya sekira sembilan tahun membela Belgia. Kariernya agak tersendat ketika Timnas Belgia mulai dilatih Roberto Martinez pada 2016.
“Saat muda, saya tidak memikirkan hal itu (membela Timnas Indonesia). Namun, sekarang di usia 38 tahun saya melihat banyak hal berbeda,” kata Radja Nainggolan, dikutip dari Nieuwsblad, Senin (12/10/2026).
“Terlebih setelah memilih Timnas Belgia dan bermain di bawah Roberto Martinez. Mungkin jika saya memilih Indonesia, saya bisa 15 tahun membela tim nasional mereka,” tegas Radja Nainggolan.
“Masih hangat dalam ingatan ketika 70 orang memadati stadion ketika Timnas Indonesia melawan Vietnam dan Irak. Begitu fanatiknya orang di sana. Uang juga bertebaran,” tegas pemain yang memiliki karier sepakbolanya bersama Piacenza tersebut.
Radja Nainggolan bahkan memantau pemain-pemain keturunan Indonesia. Ia takjub dengan pemain yang tidak memiliki nama besar tapi disponsori brand-brand ternama.
“Sejumlah pemain bahkan disponsori Louis Vuitton, Hublot, Rolex. Padahal, pemain-pemain mereka seperti Ivar Jenner hanya bermain untuk Jong Utrecht (Ivar Jenner saat ini membela Dewa United)," ujar Radja Nainggolan.
Namun, nasi sudah menjadi bubur. Radja Nainggolan sudah tak bisa lagi membela Timnas Indonesia. Ia hanya berkesempatan membela klub Liga 1, Bhayangkara FC, di paruh kedua musim 2023-2024.oke
Editor : Redaksi