14 Peserta Berebut Proyek Gelora Panderman, Penawaran Mulai Dibuka

BATU- Lelang proyek pembangunan Gelora Panderman di Kota Batu memasuki tahapan penting. Sebanyak 14 peserta telah mendaftar dan kini memasuki tahap pemasukan dokumen penawaran yang berlangsung mulai 4 hingga 8 September 2026.

Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Junrejo, Sunarso Basuki, mengatakan peserta lelang tidak hanya berasal dari wilayah Malang Raya, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur. Mereka berasal dari Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu, Sidoarjo hingga Surabaya.

Dari 14 peserta yang terdaftar, dua di antaranya berbentuk perseroan terbatas (PT), sedangkan 12 peserta lainnya merupakan badan usaha berbentuk CV.

“Pendaftaran terakhir 3 September 2026. Selanjutnya, 4 sampai 8 September merupakan tahapan pemasukan dokumen penawaran dari para peserta,” ujar Sunarso, Jumat (4/9/2026).

Hingga Jumat (4/9/2026), panitia belum dapat memastikan berapa peserta yang telah menyerahkan dokumen penawaran secara lengkap. Sebab, tahapan pemasukan dokumen masih berlangsung dan baru ditutup pada 8 September 2026 pukul 14.01 WIB.

Dokumen penawaran yang telah diterima panitia selanjutnya akan disegel dan dibuka sesuai jadwal. Setelah proses pembukaan, panitia melakukan verifikasi terhadap kelengkapan dokumen serta persyaratan administrasi yang diajukan masing-masing peserta.

Sunarso menegaskan, peserta dengan harga penawaran paling rendah tidak serta-merta ditetapkan sebagai pemenang. Penentuan pemenang tetap melalui tahapan evaluasi berdasarkan persyaratan dan kelengkapan dokumen yang telah ditetapkan.

“Tidak ada istilah diprioritaskan. Kita netral apa adanya. Penawaran lebih rendah belum tentu menang karena masih harus memenuhi persyaratan yang ditentukan,” tegasnya.

Penetapan pemenang diperkirakan dilakukan beberapa hari setelah tahapan pembukaan dan verifikasi dokumen selesai. Seluruh proses tetap mengacu pada jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam lelang.

Sunarso berharap peserta yang nantinya ditetapkan sebagai pemenang mampu melaksanakan pembangunan Gelora Panderman sesuai perencanaan yang telah disusun, termasuk mengikuti arahan konsultan perencana, konsultan pengawas, serta pihak terkait lainnya.

“Kami berharap pekerjaan dilaksanakan dengan baik dan benar. Kepada peserta yang belum terpilih juga kami harapkan tetap saling menghormati,” katanya.

Terpisah, Kepala Desa Junrejo Andi Faizal Hasan menyambut positif tingginya partisipasi peserta dalam lelang pembangunan Gelora Panderman. Menurutnya, bertambahnya peserta menunjukkan proyek tersebut mendapat perhatian dari pelaku usaha dari berbagai daerah.

“Alhamdulillah peserta pendaftaran lelang semakin bertambah sebagai bentuk ikut berpartisipasi dengan mengajukan penawaran,” kata Andi.

Ia menegaskan pihaknya belum dapat memprediksi peserta yang akan ditetapkan sebagai pemenang. Menurutnya, keputusan sepenuhnya harus didasarkan pada hasil evaluasi penawaran dan kredibilitas masing-masing peserta.

“Peserta dari berbagai daerah, tidak hanya wilayah Malang Raya, tetapi juga dari luar kota. Kami tidak ada prediksi siapa yang lolos. Nanti ditentukan berdasarkan pengajuan penawaran dan kredibilitasnya,” ungkapnya.

Dengan masuknya tahapan pemasukan dokumen penawaran, persaingan 14 peserta kini memasuki fase penentuan. Hasil evaluasi administrasi dan penawaran akan menjadi dasar untuk menentukan badan usaha yang berhak mengerjakan pembangunan Gelora Panderman.

Pembangunan fasilitas tersebut diharapkan berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Junrejo maupun warga Kota Batu secara umum. (Ton)

Editor : Redaksi