SPE 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Beragam Teknologi Mesin Cetak Mutakhir

SPE 2026, pameran industri percetakan terbesar di Indonesia Timur, di Grand City Convention Center Surabaya, 8-11 Juli 2026.
SPE 2026, pameran industri percetakan terbesar di Indonesia Timur, di Grand City Convention Center Surabaya, 8-11 Juli 2026.

SURABAYA- Krista Exhibitions Group resmi membuka Surabaya Printing Expo (SPE) 2026 di Grand City Convention Center, Surabaya, Rabu (8/7/2026). Pameran industri percetakan terbesar di Indonesia Timur ini digelar sampai Sabtu (11/7/2026).

CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan, penyelenggaraan SPE 2026 ini diharapkan dapat menjadi katalis bagi percepatan pertumbuhan industri grafis di Jawa Timur. Ini sudah menjadi komitmennya dalam memajukan industri grafika nasional.

Pameran ini hadir sebagai platform strategis untuk mempertemukan produsen, distributor, pelaku usaha, desainer, hingga profesional industri. Dirancang untuk memperluas jejaring bisnis, mempercepat adopsi teknologi mutakhir, serta mendorong pertumbuhan industri percetakan nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

"Melalui pameran ini kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi bagi pelaku industri untuk memperkenalkan teknologi terkini, meningkatkan daya saing, serta membuka peluang kemitraan dan pasar baru yang dapat mendukung transformasi industri grafika menuju era digital yang lebih inovatif, efisien, dan berkelanjutan," ujarnya.

SPE 2026 menghadirkan lebih dari 150 peserta pameran, termasuk di antaranya 10 pelaku UMKM yang siap menunjukkan potensi lokal. Selama empat hari penyelenggaraan, pameran ini menargetkan dapat menyedot perhatian 15.000 pengunjung dari berbagai lini industri.

Para pengunjung SPE 2026 akan disuguhi pengalaman langsung (hands-on experience) melihat demonstrasi beragam teknologi mesin cetak mutakhir. Pameran ini menampilkan spektrum industri percetakan yang luas, antara lain Digital Printing & Offset Printing konvensional yang efisien, Teknologi Cetak Masa Depan (Pencetakan 3D printing, UV printing, dan web-based printing system yang kini semakin canggih, cepat, serta hemat biaya).

Seluruh inovasi tersebut dipamerkan langsung oleh berbagai merek ternama, baik dari dalam maupun luar negeri. Kehadiran inovasi ini memberikan wawasan mendalam bagi para pelaku usaha lokal tentang bagaimana industri percetakan global bergerak cepat menuju era digitalisasi dan otomatisasi.

SPE 2026 hadir sebagai wadah kolaborasi, edukasi, dan peningkatan kompetensi yang mempertemukan praktisi industri, akademisi, pelaku usaha, hingga komunitas kreatif. Melalui rangkaian seminar dan workshop, pengunjung diajak mendalami berbagai isu strategis industri percetakan, mulai dari pemanfaatan teknologi digital, pengembangan inovasi produk, hingga strategi membangun bisnis yang berkelanjutan dan berdaya saing. 

"Kami mengundang para pelaku usaha, pemilik UMKM, desainer grafis, serta para profesional di bidang kreatif untuk hadir dan memanfaatkan momentum ini sebagai sarana meningkatkan skala bisnis serta memperluas jaringan kemitraan strategis," tutup Daud.gan

 

Editor : Redaksi