SEBELUM akhirnya ditemukan di rumah sakit, korban (YTR) tinggal di sebuah kos bersama pelaku yang bernama Taufik Hidayat.
Penghuni kos mulai merasa ada yang aneh. YTR hampir gak pernah terlihat keluar kamar. Tetangga kos juga sering dengar suara benturan keras dari dalam kamar tapi tidak ada teriakan, sehingga orang maju mundur juga buat lapor.
Kecurigaan makin besar karena Taufik sering membawa senjata tajam. Banyak penghuni kos yang akhirnya memilih jaga jarak karena merasa nggak nyaman bahkan ada yang sampai pindah. Ke pihak kos, Taufik mengaku mereka suami istri.
Tapi saat diminta menunjukkan buku nikah, nggak pernah ada. Meski begitu, Bapak kost gak berani mempermasalahkan karena Taufik ini lumayan mengintimidasi.
Bahkan sejak hari pertama masuk ke kos itu, penjaga kos sebenarnya sudah curiga. YTR datang dalam kondisi sangat lemah sampai harus dipapah masuk ke kamar. YTR tidak pernah keluar dari kamar dan bahkan kelihatan Taufik sering mengunci pintu dari luar.
Lama-kelamaan kondisi fisik YTR makin parah. Sampai akhirnya Taufik meminta bantuan penjaga kos untuk membawa YTR ke rumah sakit. Tapi bahkan saat itu pun, dia tetap mengikuti dari belakang dan terus memantau situasi. Dan justru dari rumah sakit itulah semuanya mulai terbongkar. Pihak RS menghubungi keluarga korban.
Keluarga akhirnya bisa melihat langsung kondisi YTR. Salah satu matanya sudah buta dan mengecil. Mata lainnya mengalami infeksi berat. Bibir bagian atasnya sudah lama digunting, yang membuatnya kesulitan berbicara dengan jelas bahkan hingga sekarang. Di kepalanya ditemukan infeksi yang harus dibersihkan lewat operasi. Tubuhnya juga penuh luka, lecet, dan bekas cedera yang membuat banyak orang syok melihat kondisinya.
Setelah keberadaan YTR terungkap, Taufik sempat marah-marah ke penjaga kos. Nggak lama kemudian dia menghilang. Sementara itu YTR harus menjalani operasi dan perawatan intensif untuk memulihkan kondisi fisik dan mentalnya.
Nah, pasti banyak yang nanya.. Kok bisa selama tiga tahun keluarga nggak menemukan YTR?
Ternyata ceritanya begini.. Semua berawal saat YTR kenal dengan Taufik Hidayat di sebuah konser. Mereka kemudian pacaran. Di awal hubungan, Taufik bahkan sempat datang ke rumah YTR dan bertemu langsung dengan ibu serta adiknya.
Setelah itu YTR tiba-tiba menghilang. Keluarga tentu panik dan berusaha mencari keberadaannya. Tapi ada satu hal yang membuat mereka kayak maju mundur gitu.. Nomor YTR masih aktif.
Kadang keluarga masih menerima balasan chat. YTR ngaku sedang kerja di Jakarta dan nggak mau diganggu dulu. Bahkan ada kalanya keluarga merasa balasan itu bukan ditulis langsung oleh YTR karena sering kasar.
Keluarga sebenarnya nggak pernah benar-benar berhenti curiga. Tiga tahun itu waktu yang lama. Mereka bahkan sempat membuat unggahan orang hilang sampai viral. Tapi setelah viral, YTR malah marah-marah dan meminta keluarga berhenti mencarinya.
Dari situ keluarga jadi bingung. Di satu sisi mereka merasa ada yang nggak beres, tapi di sisi lain mereka juga mulai berpikir mungkin memang YTR sengaja menjauh dan nggak mau lagi berhubungan dengan keluarga.
Sekarang keluarga baru tahu dan meyakini bahwa semua komunikasi itu terjadi dalam situasi tekanan. Selama tiga tahun tersebut, Taufik terus berpindah-pindah kos. Ketika lingkungan mulai curiga dia langsung pindah. Pola itu terus berulang sampai keberadaan mereka sulit dilacak.
Sekarang kasus ini sudah ditangani Polda Jawa Barat dan mereka sedang berupaya memburu Taufik Hidayat.. Kasus ini terungkap dari sebuah rumah kos di Desa Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Pelaku berusia 30 tahun dan korban 29 tahun.tu
Editor : Redaksi