Dua Wanita Terlibat Adu Jotos, Diduga Rebutan Cinta Tukang Ojek Pengkolan

Adu jotos dua cewek yang akhirnya viral.
Adu jotos dua cewek yang akhirnya viral.

JAGAT maya kembali dihebohkan oleh aksi kekerasan yang melibatkan sesama wanita. Sebuah video singkat memperlihatkan dua orang wanita yang saling hantam dan jambak di sebuah area parkiran sepi pada malam hari. Berdasarkan narasi yang beredar, duel sengit ini diduga dipicu oleh perebutan hati seorang pria yang berprofesi sebagai pengemudi ojek pengkolan.

Kronologi Kejadian di Lapangan

Dalam rekaman video berdurasi singkat tersebut, suasana awalnya tampak tegang di dekat beberapa sepeda motor yang terparkir. Tanpa basa-basi, kedua wanita tersebut langsung saling serang:

Saling Jambak dan Pukul: Kedua wanita yang mengenakan pakaian kasual—satu berbaju hitam dengan celana denim dan satunya lagi berbaju cokelat dengan celana putih—terlihat saling menarik rambut dan melayangkan pukulan ke arah wajah serta badan.

Aksi Kejar-kejaran: Perseteruan sempat mereda beberapa detik sebelum akhirnya berlanjut ke area jalanan yang lebih terbuka, di mana mereka kembali saling dorong dan melayangkan pukulan fisik.

Minim Pelerai: Di lokasi kejadian, tampak situasi cukup sepi dan minim orang sekitar yang melerai, sehingga aksi saling hantam tersebut sempat berlangsung dalam beberapa babak.

 

Reaksi Netizen: Antara Prihatin dan Geli🤣

 

Video yang viral di berbagai platform media sosial ini langsung memancing beragam reaksi dari para netizen. Banyak yang menyayangkan aksi kekerasan fisik tersebut, namun tidak sedikit pula yang memberikan komentar menggelitik terkait alasan di balik perkelahian tersebut.

"Zaman sekarang kok masih ada ya yang berantem fisik cuma demi rebutan cowok, apalagi sampai main tangan begitu. Miris melihatnya," tulis salah satu netizen di kolom komentar.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti lokasi detail serta identitas kedua wanita yang terlibat dalam perkelahian tersebut. Pihak berwenang setempat juga belum memberikan keterangan resmi terkait adanya laporan mengenai insiden ini.

 

 

Editor : Redaksi