Kereta Tabrak Bus, 8 Tewas

Kondisi di lokasi kejadian. Foto: Humas
Kondisi di lokasi kejadian. Foto: Humas

Delapan orang tewas dan 35 luka-luka setelah kereta api bertabrakan dengan bus umum di Bangkok.

Tabrakan antara kereta api dan bus umum di ibu kota Thailand, Bangkok, telah menewaskan setidaknya delapan orang dan melukai 35 lainnya.

Kecelakaan itu terjadi pada Sabtu sore di dekat stasiun kereta api bandara di pusat kota Bangkok, yang dilalui oleh puluhan ribu kendaraan setiap hari.

Rekaman kejadian yang dibagikan di media sosial menunjukkan sekelompok kendaraan, termasuk mobil, sepeda motor, dan sebuah bus berwarna oranye, mengantre di jalur kereta api, sebelum sebuah kereta barang tiba-tiba menabrak sisi bus dan menerobos rombongan kendaraan lainnya.

Benturan tersebut mendorong beberapa mobil dan sepeda motor di sepanjang rel ke arah lalu lintas yang berlawanan sebelum bus tersebut dilalap api.

Petugas pemadam kebakaran dan tim penyelamat dikerahkan ke lokasi kejadian, dan memasuki bus setelah api berhasil dikendalikan.

Para petugas masih berada di lokasi reruntuhan untuk mengeluarkan gas dan terus mencari korban.

Kepala Kepolisian Bangkok, Urumporn Koondejsumrit, mengkonfirmasi jumlah korban tewas pada Sabtu malam.

"Api sudah padam dan kami sedang berusaha untuk mengevakuasi jenazah," katanya.

Saksi Kittipong Raksa mengatakan bahwa ia telah memarkir mobilnya di dekat rel kereta api ketika ia mendengar sinyal yang menunjukkan bahwa kereta akan segera lewat.

"Saya mendengar bunyi benturan, lalu bunyi benturan lainnya. Saya mendengar sesuatu menabrak mobil saya," kata Bapak Raksa.

"Lalu saya melihat kereta api lewat, menyeret bus bersamanya."

Pak Raksa mengatakan bahwa ia menemukan seseorang dengan kaki patah terjepit di bawah mobilnya setelah tabrakan, dan tidak melihat palang pengaman perlintasan kereta api diturunkan.

Wakil Menteri Perhubungan Thailand, Siripong Angkasakulkiat, mengatakan bahwa delapan orang yang dipastikan meninggal dunia semuanya adalah penumpang bus tersebut, dan masih belum jelas berapa banyak orang yang berada di dalam setiap kendaraan.

Ketika ditanya mengenai laporan bahwa palang pengaman perlintasan kereta api tidak diturunkan dengan benar, Bapak Siripong mengatakan bahwa masalah tersebut akan diselidiki.

Sebuah pernyataan dari kantor Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul mengatakan bahwa penyelidikan telah diperintahkan terkait insiden tersebut

 

 

Editor : Redaksi