JEMBER - Kabupaten Jember mendapat tiga pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) sekaligus pada 2026.
Program tersebut akan menyasar tiga desa pesisir, yakni Desa Puger Kulon, Kecamatan Tanggul Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, dan Desa Paseban, Kecamatan Kencong.
Bupati Jember Gus Fawait dalam Proguse Update, pada Minggu (16/08/2026), mengatakan pembangunan KNMP menjadi bagian dari upaya pemerintah mentransformasi desa pesisir dan kampung perikanan menjadi kawasan yang lebih modern, produktif, dan terintegrasi. Tiga lokasi tersebut diproyeksikan saling terhubung dalam pengembangan kawasan kelautan dan perikanan di Jember.
Desa Puger Kulon menjadi lokasi utama sekaligus hub atau pusat pengembangan KNMP. Sementara Desa Sumberejo dan Desa Paseban akan menjadi kawasan penyangga. Gus Fawait menyebut program tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap potensi pesisir Jember.
“Tahun 2026 ini kita mendapatkan tiga KNMP sekaligus. Mungkin di tempat yang lain dapatnya cuma satu, khusus Jember hari ini langsung di tahun 2026 ini kita mendapatkan tiga sekaligus,” katanya.
Menurut Fawait, Jember memiliki garis pantai terpanjang kedua di Jawa Timur. Kondisi tersebut membuat sektor kelautan dan perikanan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu penggerak ekonomi masyarakatIa menyebut pembangunan KNMP di Desa Sumberejo dan Desa Paseban akan menjadi penyangga bagi KNMP di Puger Kulon. Nilai pembangunan di tiga lokasi tersebut disebut mencapai miliaran rupiah.
“Yang pertama KNMP ini akan dibangun di Desa Puger Kulon yang kita sedang berada ini. Dan yang dua sebagai penyangga akan dibangun di Desa Sumberejo dan di Desa Paseban dan insyaallah nilainya miliaran,” ujar Fawait.
Fawait menegaskan, besarnya anggaran pembangunan tidak menjadi persoalan selama manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat. Pemerintah, menurutnya, harus berani mengalokasikan anggaran besar untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Ia juga meminta seluruh pihak ikut mengawal pembangunan tiga KNMP tersebut. Mulai pemerintah desa dan kecamatan, perangkat daerah, hingga unsur TNI dan Polri diharapkan bersinergi agar pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat pesisir.
“Kalaupun pemerintah harus mengeluarkan miliaran, jangankan miliaran, puluhan miliar enggak apa-apa kalau itu untuk dinikmati oleh rakyat Indonesia,” tegasnya.
Pembangunan tiga KNMP ini diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur kawasan pesisir, tetapi juga meningkatkan produktivitas masyarakat nelayan dan pelaku usaha perikanan. Kawasan tersebut ditargetkan berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi yang lebih modern dan terintegrasi.
Dengan Puger Kulon sebagai hub serta Sumberrejo dan Paseban sebagai kawasan penyangga, tiga desa tersebut diproyeksikan menjadi bagian penting dari transformasi kawasan pesisir Jember. Program ini sekaligus membuka peluang bagi penguatan sektor kelautan dan perikanan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru di Jember.
“Saya berharap pembangunan KNMP di tiga kecamatan di Jember ini insyaallah akan berjalan dengan lancar,” pungkas Gus Fawait.
Editor : Redaksi