Berpelukan, Messi ke Yamal: Teruslah Berjalan, Masa Depan Ada di Tangan Generasi Kita

mediarealita.co
Yamal dan Messi berpelukan usai laga final. Foto: Dok Ika

MADRID- Lamine Yamal mengungkapkan apa yang dikatakan Lionel Messi kepadanya setelah final Piala Dunia 2026 - kata-kata dari pemain Argentina yang dijuluki GOAT itu sama berartinya bagi bintang muda Barcelona itu seperti ‘medali emas’-nya.

Lamine Yamal menceritakan momen mengharukan yang ia alami bersama Lionel Messi setelah final Piala Dunia 2026.

Baca juga: Pancing Pemain Spanyol agar Kena Kartu Merah, Messi Dituding Putus Asa

Bintang muda yang sedang naik daun itu membantu Spanyol mengalahkan Argentina dalam laga bersejarah tersebut, namun justru interaksi pasca-pertandingan dengan pemenang Ballon d'Or delapan kali itulah yang benar-benar membekas di hatinya.

Di tengah euforia kemenangan dramatis Spanyol atas Argentina dalam final Piala Dunia di New York, tongkat estafet simbolis diserahkan antara dua generasi ikon Barcelona.

Yamal, yang telah mengukuhkan dirinya sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di dunia sepak bola, terlihat berbincang mesra dengan Messi setelah peluit akhir dibunyikan.

Ketika ditanya mengenai detail percakapan tersebut, Yamal mengungkapkan dampak mendalam yang ditimbulkan oleh kata-kata sang legenda kepadanya pada malam yang sudah menjadi malam terhebat dalam karier profesionalnya.

"Dia mengatakan kepadaku untuk terus berjalan di jalanku sendiri dan bahwa masa depan ada di tangan generasi kita. Kata-kata itu sama berartinya bagiku seperti medali emas yang tergantung di leherku," ungkap Yamal.

Terlepas dari sifat kompetitif pertandingan final dan tuntutan fisik turnamen tersebut, kekaguman Yamal terhadap pendahulunya tetap tak tergoyahkan.

Baca juga: 19 Tahun Lalu Dimandikan Messi, Sekarang Lamine Yamal Bikin Sang Legenda Menangis Sedih

Yamal menegaskan kembali pandangannya mengenai posisi Messi di jajaran legenda sepak bola, memastikan bahwa perayaannya atas trofi Spanyol tidak menutupi rasa hormatnya terhadap lawan yang baru saja dikalahkannya.

Bagi Yamal, pengalaman berhadapan dengan Messi di panggung terbesar dunia merupakan puncak dari impian seumur hidupnya. "Dia adalah sosok yang selalu saya kagumi. Di akhir pertandingan, saya menunjukkan rasa hormat saya kepadanya," tambah bintang muda Barcelona tersebut.

Meskipun berada di pihak yang kalah di final, Messi menampilkan performa gemilang di Piala Dunia 2026, membuktikan bahwa kelasnya tetap tak tergoyahkan meski kariernya sudah mendekati akhir. Pemain legendaris bernomor punggung 10 ini menutup turnamen dengan catatan mengesankan berupa delapan gol dan empat assist, serta tampil dalam seluruh delapan pertandingan Argentina.

Sebelum final berlangsung, Messi sudah memuji remaja yang kini menjadi andalan utama serangan Barcelona itu.

“Dia pemain yang luar biasa… bintang dunia,” kata Messi tentang pemain sayap asal Spanyol itu. “Dia baru berusia 19 tahun dan masih memiliki karier yang panjang di depannya.”gol

 

 

 

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru