Bupati dan Sekda Kuansing Menyerahkan Diri ke KPK

mediarealita.co
Suhardiman Amby. Foto: pemkab Kuansing

JAKARTA- Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuansing Zulkarnaen, yang jadi target OTT KPK, menyerahkan diri dan telah tiba di gedung Merah Putih KPK. Sebelumnya, ia dicari KPK. 

"Per malam ini, Bupati dan Sekda Kuansing menyerahkan diri. Tiba di Merah Putih sekitar pukul 21.17 WIB. Saat ini, keduanya langsung menjalani pemeriksaan intensif," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, Selasa (30/6). 

Baca juga: Gelar OTT dan Tangkap 10 Orang, KPK Buru Bupati dan Sekda Kabupaten Kuansing

 

Sebelumnya, KPK sempat memberikan imbauan agar kedua pejabat ini menyerahkan diri. 

 

"KPK mengimbau kepada Bupati dan Sekda Kabupaten Kuansing agar kooperatif dan menyerahkan diri ke KPK karena keterangan dari Bupati dan juga Sekda dibutuhkan dalam proses hukum yang sedang berjalan di KPK saat ini," ujar Budi. 

Budi menjelaskan bahwa perkara ini diduga berkaitan dengan praktik suap jual-beli jabatan di pemerintahan Kabupaten Kuansing.

 

"Adapun perkara ini diduga berkaitan dengan dugaan suap untuk suatu jabatan di Kabupaten Kuansing,” jelas Budi.

KPK mengamankan total sepuluh orang dalam peristiwa tangkap tangan tersebut di dua lokasi berbeda. Lima di antaranya telah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung KPK Merah Putih.

“Dari 10 orang tersebut, KPK kemudian membawa ke Gedung KPK Merah Putih untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif kepada sejumlah lima orang. Yaitu tiga orang dari pihak swasta, satu orang merupakan PNS di Kabupaten Kuansing, dan satu orang lainnya adalah pihak keluarga dari penyelenggara negara atau PN di Kabupaten Kuansing," paparnya.

Atas perkara itu, KPK menyita barang bukti berupa bukti elektronik transaksi keuangan dan satu unit mobil yang diduga digunakan sebagai instrumen suap dalam OTT di Riau. Penyidik juga memasang KPK line di sejumlah lokasi sebagai persiapan penggeledahan setelah perkara naik ke tahap penyidikan.ran

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru