Lapangan Gelora Ganesha Dibangun, Kades Torongrejo Klaim Tekan Penyalahgunaan Narkoba Anak

BATU - Pemerintah Desa Torongrejo terus mendorong pemanfaatan olahraga sebagai sarana pembinaan generasi muda. Renovasi Lapangan Gelora Ganesha Torongrejo dinilai memberikan dampak positif, salah satunya dengan mengarahkan anak-anak dan remaja pada kegiatan olahraga serta menjauhkan mereka dari aktivitas negatif.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Torongrejo, Takim, S.Pd.,M.Pd., saat pembukaan Turnamen Liga Desa Torongrejo 2026 yang diikuti tujuh RW. Turnamen tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Batu Nurochman, Selasa (11/8/2026).

Takim mengatakan, keberadaan lapangan sepak bola yang layak tidak hanya menjadi fasilitas olahraga, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan mengembangkan potensi mereka.

"Anak-anak adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan adanya fasilitas olahraga yang baik, mereka memiliki kegiatan positif sehingga hal-hal negatif dapat ditinggalkan," ujar Takim.

Menurut Takim, Desa Torongrejo pada 2026 mendapat bantuan keuangan khusus dari Pemerintah Kota Batu sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari APBD Kota Batu. Dana tersebut akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan Lapangan Gelora Ganesha.

"Anggaran Rp1 miliar ini akan digunakan untuk pembangunan plengsengan lapangan sepak bola dan pemasangan jaring. Untuk pembangunan lainnya, seperti pagar lapangan, belum termasuk," jelasnya.

Takim menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Batu atas dukungan anggaran tersebut. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Torongrejo, khususnya dalam pengembangan olahraga dan pembinaan generasi muda.

"Saya doakan semoga rezeki Wali Kota Batu semakin bertambah dan APBD Kota Batu semakin meningkat. Dengan begitu, harapan warga Torongrejo agar kegiatan olahraga semakin maksimal bisa terwujud," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Batu Nurochman mengatakan pembangunan fasilitas olahraga di desa sejalan dengan program visi-misi "Mbatu Sae", khususnya optimalisasi lapangan desa dan kelurahan.

Nurochman mengapresiasi Desa Torongrejo yang dinilai telah menunjukkan kemandirian dalam membangun fasilitas olahraga sebelum mendapatkan dukungan dari APBD.

"Torongrejo telah membuktikan kemandiriannya dalam membangun lapangan sepak bola tanpa APBD. Setelah kegiatan ini selesai, baru mengajukan penambahan pembangunan dan alhamdulillah dapat dialokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar," ujar Nurochman.

Ia juga berpesan agar seluruh peserta turnamen menjunjung tinggi sportivitas sehingga pertandingan berlangsung aman, nyaman, dan lancar.

"Junjung tinggi sportivitas agar proses pertandingan bisa berjalan aman, nyaman, dan lancar," pungkasnya. (Ton)

Editor : Redaksi