JAKARTA- Fakta mengejutkan terungkap dari pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) KDMP-KNMP. Selain kabar lima peserta yang dilaporkan berpulang, diketahui ada 32 peserta yang sedang hamil dan akhirnya dipulangkan.
Bahkan, satu peserta disebut melahirkan saat pelatihan berlangsung, sehingga memicu perhatian publik.
Baca juga: Katanya Efisiensi, Tapi Anggaran Latihan Militer Calon Manajer Kopdes Mencapai Rp30 Juta/Orang
Terungkapnya kondisi tersebut menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan sebelum pelatihan dimulai.
Banyak pihak menilai skrining kesehatan seharusnya mampu mendeteksi kondisi peserta sejak awal agar kejadian serupa dapat diantisipasi dan keselamatan seluruh peserta lebih terjamin.
Peristiwa ini pun ramai diperbincangkan di media sosial.
Warganet mempertanyakan mekanisme seleksi peserta, khususnya pemeriksaan kesehatan, sekaligus berharap ada evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan pelatihan agar pelaksanaan kegiatan serupa ke depan berjalan lebih baik dan mengutamakan aspek keselamatan peserta.mu
Editor : Redaksi