Terseret Kasus MBG, Dudung Klaim Hanya sebagai Perantara Ponpes dan Dadan

mediarealita.co
Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurrahman. Foto: Dok Facebook

JAKARTA - Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Dudung Abdurrahman, menegaskan ia tak memiliki dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) menyusul tuduhan terlibat dalam kasus korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, beserta dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya.

Dudung menjelaskan, tuduhan itu bermula saat ia menjadi perantara antara sebuah pondok pesantren (ponpes) dengan Dadan terkait pembuatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia mengatakan, beberapa bulan lalu, dirinya sempat dihubungi pengurus sebuah ponpes terkait pembangunan SPPG untuk pengadaan MBG.

"Saya kan dekat dengan pesantren. Ada pengurus-pengurus pesantren itu ada Abah Junaidi, ada Ustaz Iskandar, itu menyampaikan kepada saya bahwa ada program memang pesantren ya untuk sebagai sasaran penerima manfaat karena di pesantren itu kan ada penerima ada santrinya 4.000, ada yang 5.000," jelas Dudung usai menerima audiensi Kepala BGN, Nanik S Deyang, di Kantor KSP, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

"Nah, kemudian minta dikenalkan dengan Pak Dadan. Saya sampaikan, 'Pak Dadan, ini ada pesantren sudah siap (membangun SPPG)'."

"Ya sudah ditentukan, dia mulai secara administrasi sudah siap," imbuhnya.

Lebih lanjut, Dudung pun mengenalkan perwakilan ponpes kepada Dadan.tri

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru