BATU- Pemerintah Desa Beji, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, resmi menempati kantor balai desa yang baru melalui prosesi adat pindah kantor yang digelar pada Minggu (7/6/2026).
Perpindahan dari kantor lama di Jalan Soekarno menuju kantor baru di Jalan Sawahan Bawah tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan perhitungan hari baik dalam tradisi Jawa.
Baca juga: Tradisi Leluhur Songgoriti Kembali Semarakkan Kota Batu
Kepala Desa Beji, Dany Cahyono, mengatakan prosesi pemindahan kantor dilaksanakan tepat pukul 09.00 WIB karena dinilai sebagai waktu yang baik berdasarkan perhitungan adat Jawa.
“Pemilihan hari dan waktu pelaksanaan ini didasarkan pada perhitungan Jawa yang diyakini membawa kebaikan dan kelancaran bagi penyelenggaraan pemerintahan desa ke depan,” ujar Dany kepada awak media.
Prosesi perpindahan diawali dengan arak-arakan tumpeng menuju kantor balai desa yang baru. Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat dan staf desa, lembaga kemasyarakatan, unsur TNI-Polri, serta warga setempat.
Dany Cahyono menjelaskan, pembangunan kantor baru dilatarbelakangi kebutuhan akan pusat pelayanan pemerintahan yang lebih representatif. Lokasi kantor lama yang berada di tepi jalan protokol dinilai kurang mendukung aspek kenyamanan dan keselamatan masyarakat saat mengakses layanan publik.
“Sejak awal menjabat pada akhir 2019, kami telah memasukkan rencana pembangunan balai desa baru ke dalam RPJMDes. Alhamdulillah, gagasan ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan kini dapat terwujud,” katanya.
Balai Desa Beji yang baru berdiri di atas tanah kas desa dengan luas kawasan sekitar 4.000 meter persegi. Pembangunannya dimulai pada awal 2023 dan dibiayai secara bertahap melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) selama tiga tahun anggaran.
Menurut Dany, hingga saat ini progres pembangunan telah mencapai sekitar 80 persen. Meski demikian, seluruh fasilitas utama yang mendukung pelayanan kepada masyarakat sudah dapat difungsikan.
“Fasilitas inti untuk pelayanan publik sudah selesai dan bisa digunakan. Sementara fasilitas penunjang lainnya akan kami bangun secara bertahap sesuai kemampuan anggaran desa,” jelasnya.
Ia menambahkan, total anggaran yang telah dialokasikan untuk pembangunan kantor baru tersebut mencapai sekitar Rp2,5 miliar yang bersumber dari APBDes selama tiga kali penganggaran.
Dengan beroperasinya kantor balai desa yang baru, Pemerintah Desa Beji berharap kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat sekaligus mendukung tata kelola pemerintahan desa yang lebih baik dan profesional.ton
Editor : Redaksi