BATU- Peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 tidak boleh berhenti pada seremoni. Generasi muda dituntut mengambil peran nyata dalam pembangunan, memiliki integritas, serta berani menghadapi persoalan bangsa, terutama kemiskinan, kebodohan, korupsi, dan berbagai masalah sosial lainnya.
Khamim Tohari yang juga anggota DPRD Kota Batu menegaskan, pemuda Indonesia harus mampu menjadi pelaku perubahan, penggerak masyarakat, sekaligus pemimpin masa depan, bukan sekadar penonton di tengah perkembangan zaman.
Baca juga: Hari Jadi ke-25 Kota Batu, Ketua DPRD Tekankan Gotong RoyongÂ
Menurut Khamim, tantangan generasi muda saat ini berbeda dengan perjuangan pemuda pada masa kemerdekaan. Jika dahulu pemuda berjuang melawan penjajahan, kini perjuangan harus diwujudkan melalui upaya mengatasi kemiskinan, meningkatkan kualitas pendidikan, menjaga toleransi, serta melawan penyalahgunaan narkoba dan korupsi. Kata Khamim Tohari. Rabu (28/10/2026)
“Pemuda Indonesia tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan zaman, tetapi harus menjadi pelaku, penggerak, dan pemimpin masa depan yang mampu membawa bangsa ke arah yang lebih baik,” tegasnya.
Ia menilai, kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang berlangsung cepat harus diimbangi dengan karakter yang kuat serta integritas. Penguasaan teknologi saja tidak cukup jika tidak disertai tanggung jawab, kepedulian sosial, dan keberanian mengambil tindakan positif.
Baca juga: Pemkot Batu dan DPRD Sepakati Pertanggungjawaban APBD 2025, Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah
Khamim Tohari yang juga warga asli Tulungtejo menekankan, pemuda perlu berkontribusi secara nyata dalam mengatasi persoalan masyarakat. Semangat melawan kemiskinan, misalnya, dapat diwujudkan melalui peningkatan kompetensi, pengembangan kreativitas, penciptaan peluang, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan pembangunan.
Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah perbedaan. Generasi muda juga harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, sekaligus mampu menyikapi perkembangan teknologi secara bijak.
“Pemuda masa kini harus cerdas dalam berpikir, kuat dalam karakter, berani dalam bertindak, bijak dalam penggunaan teknologi, dan teguh dalam menjaga persatuan,” ujarnya.
Baca juga: Khamim Tohari Ingatkan Sekda Baru Kota Batu: Profesional, Bukan Karena Faktor Kedekatan
Dirinya menegaskan, pemuda bukan sekadar pewaris masa depan, melainkan turut menentukan arah perjalanan bangsa. Karena itu, momentum Sumpah Pemuda harus menjadi pengingat bahwa perubahan membutuhkan keterlibatan nyata, bukan hanya pernyataan dan slogan.
Dengan karakter kuat, integritas, dan kepedulian sosial, generasi muda diharapkan mampu mengambil bagian dalam menjawab berbagai tantangan bangsa serta mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sejahtera. (Ton)
Editor : Redaksi