Bela Mati-matian, Andi Azwan Bantah Dibayar Jokowi

mediarealita.co
Jokowi dan Andi Azwan. Foto: Istimewa

Tim hukum terdakwa Tifauzia Tyassuma alias dokter Tifa menggali keterangan Andi Azwan, saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam perkara tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Andi Azwan diketahui merupakan relawan Jokowi dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur (PN Jaktim), Kamis (15/10/2026), tim hukum dokter Tifa awalnya menanyakan hubungan Andi dengan Jokowi. Andi mengaku telah bertemu Jokowi pada 2012. Saat itu, ia menjadi bagian dari tim sukses Jokowi.

Baca juga: Dian Sandi Utama Siap Beri Kesaksian di Sidang Ijazah Jokowi

"Saya tanyakan kepada Saudara rekan saya, Andi Azwan. Menyambung pertanyaan rekan kami tadi, apa hubungan rekan dengan Pak Jokowi?" kata tim hukum dokter Tifa.

Baca juga: Tak Pernah Lihat Fisik Aslinya, Dua Saksi di Sidang Dokter Tifa 100 Persen Yakin Ijazah Jokowi Asli

"Ya, saya bertemu Pak Jokowi itu 2012. Saya adalah tim sukses beliau," jawab Andi.
Andi Azwan Tegaskan Organisasinya Tak Didanai Jokowi
Setelah menanyakan hubungan Andi dengan Jokowi, tim hukum dokter Tifa kemudian menggali sumber pendanaan organisasi yang dijalankan saksi tersebut.

"Pertanyaan kedua, organisasi Anda itu dibiayai oleh siapa? Pertanyaan penting ini," ujar tim hukum dokter Tifa.
Andi menjawab bahwa organisasinya tidak menerima pendanaan dari pihak lain. Menurut dia, seluruh pembiayaan berasal dari anggota organisasi.
"Organisasi kami tidak ada yang membiayai, organisasi kami betul-betul adalah dari kami semua," kata Andi.
Tim hukum dokter Tifa kemudian memperjelas pertanyaan dengan menyinggung kemungkinan adanya dana dari Jokowi, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Baca juga: Ijazanya dan Gibran Selalu Dipermasalahkan, Jokowi Yakin Ada Operasi Politik

"Langsung atau tidak langsung, tidak ada dana dari Pak Jokowi?" tanya tim hukum dokter Tifa.
Andi dengan tegas membantah menerima pendanaan dari Jokowi.
"Tidak ada! 100% pun 1.000% pun tidak ada. Itu adalah dari kami semua," tegas Andi Azwan.

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru