JTP Group Luncurkan Mega Science Center, Hadirkan 617 Alat Peraga Interaktif

mediarealita.co

BATU- Jawa Timur Park Group (JTP Group) kembali menghadirkan wahana edukasi terbaru melalui Museum Mega Science Center dan Budaya di sekitar kawasan Jatim Park 1, Kota Batu. Berdiri di atas lahan seluas sekitar 3 hektare, wahana ini memadukan sains, teknologi, kebencanaan, sejarah, dan budaya dalam satu kawasan.

Museum tersebut mengusung konsep edukasi interaktif. Pengunjung tidak hanya melihat koleksi, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan berbagai alat peraga yang tersedia.

Dalam tahap trial opening, terdapat sekitar 617 alat peraga interaktif. Pihak manajemen menyebut jumlah tersebut masih akan bertambah dan disempurnakan hingga akhir tahun.

Trial opening dibuka oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, didampingi Wali Kota Batu Nurochman dan Direktur JTP Group Rio Imam Sendjojo. Rabu (16/9/2026) 

Direktur JTP Group Rio Imam Sendjojo mengatakan, pengembangan wahana akan diarahkan pada konsep STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), termasuk penguatan edukasi robotik dan kecerdasan buatan.

“Kami fokuskan dengan wahana, sesuaikan dengan wahana-wahana kita biar sejalan dengan program dari Ibu Gubernur dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur,” ujar Rio.

Salah satu bagian yang menjadi perhatian adalah area teknologi robotik. Di dalamnya terdapat robot show yang dapat menyapa dan berinteraksi dengan pengunjung serta robot anjing cerdas yang mampu bergerak secara mandiri.

Pengembangan museum ini juga melibatkan sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Binus University.

Rio Imam Sendjojo menjelaskan, gagasan pembangunan Mega Science Center berangkat dari pengalaman JTP Group melakukan studi banding ke sejumlah negara. Menurutnya, keberadaan science center menjadi salah satu sarana penting untuk mendukung pembelajaran sains secara langsung.

“Kami merasa terpanggil. Sebelumnya kita sudah ada di Jatim Park 1, cuma kecil. Jadi kami bikin yang skala besar dengan museum ini yang mengombinasikan budaya menjadi satu dengan science center,” katanya.

Melalui wahana tersebut, JTP Group menargetkan hadirnya ruang edukasi yang dapat menjadi sarana pembelajaran sains dan budaya secara lebih interaktif bagi masyarakat, khususnya pelajar. (Ton)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru