MADIUN - Bupati Madiun Hari Wuryanto mengapresiasi inovasi Posyandu Kartini Desa Uteran, Kecamatan Geger, yang mengajak masyarakat menukarkan sampah rumah tangga dengan makanan tambahan bergizi bagi balita.
Hingga Juli 2026, prevalensi stunting di Kabupaten Madiun tercatat 5,02 persen. Angka tersebut turun dari 5,14 persen pada 2025 dan 5,48 persen pada 2024.
Baca juga: Hari Wuryanto Kejar Produksi Padi 10 Ton per Hektare, Siapkan Benih Unggul hingga Irigasi
Hal itu disampaikan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Bulan Timbang Serentak 2026 di Desa Uteran, Kecamatan Geger, Selasa (11/8/2026).
Bupati Madiun Hari Wuryanto mengatakan, Pemkab Madiun terus memperkuat penanganan stunting, salah satunya melalui peningkatan anggaran dan digitalisasi sarana pengukuran di seluruh Posyandu.
Anggaran penanganan stunting pada Tahun Anggaran 2026 disebut meningkat menjadi Rp246 juta, dibandingkan sebelumnya Rp160 juta.
"Kami berkomitmen melahirkan generasi yang tangguh dan cerdas. Seluruh Posyandu kini menggunakan alat antropometri digital standar agar data yang dihasilkan presisi dan sistem pelaporan tidak lagi bergantung pada tumpukan kertas," ujar Hari.
Menurutnya, digitalisasi alat ukur tersebut diharapkan membuat data tumbuh kembang anak lebih akurat dan dapat dipantau secara lebih cepat.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Madiun dr. Heri Setyana mengatakan, penurunan angka stunting terjadi secara konsisten dalam tiga tahun terakhir.
"Angka stunting tahun 2024 sebesar 5,48 persen, tahun 2025 turun menjadi 5,14 persen, dan per Juli 2026 kembali turun menjadi 5,02 persen," kata Heri.
Capaian tersebut didukung oleh 877 Posyandu yang aktif 100 persen dengan 6.449 kader. Tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan Posyandu juga disebut mencapai rata-rata 97 persen di 15 kecamatan.
Heri menegaskan, Bulan Timbang Serentak tidak hanya menjadi momentum penimbangan balita, tetapi juga sarana edukasi mengenai gizi bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta pola asuh pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Editor : Redaksi