Ekonom Prof. Ferry Latuhihin Diintimidasi Oknum yang Ngaku Petugas Pajak

Prof. Ferry Latuhihin. Foto: iG Ferry Latuhihin
Prof. Ferry Latuhihin. Foto: iG Ferry Latuhihin

JAKARTA- Ekonom dan analis pasar modal Prof. Ferry Latuhihin mengaku mengalami intimidasi dari oknum yang mengatasnamakan petugas pajak. Pengakuan itu disampaikan Ferry pada Kamis (16/7/2026).

‎Ferry mengaku dalam sekitar dua bulan terakhir rumahnya di kawasan Cibubur didatangi beberapa orang yang mengaku berasal dari Kantor Pajak Gambir, Jakarta Pusat. Mereka membawa surat yang menyebut dirinya memiliki sejumlah mobil mewah seperti Porsche dan Jaguar yang disebut belum dilaporkan dalam pajak.

‎Karena merasa tidak pernah memiliki kendaraan tersebut, Ferry mengaku tidak menggubris isi surat itu. Ia menduga kedatangan petugas berkaitan dengan sikap kritisnya terhadap kebijakan ekonomi pemerintah, khususnya kebijakan Kementerian Keuangan di bawah Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.

‎Menurut Ferry, kedatangan petugas bahkan terjadi hingga lima kali, dan terakhir masih berlangsung pada pekan lalu. Ia menilai tindakan tersebut sudah mengarah pada penyalahgunaan wewenang dan mengaku tengah mempertimbangkan langkah hukum.

"Ini sudah mencoba abuse of power dengan menggunakan instansi dan aparatur pemerintah untuk mengkriminalisasi saya," tegas Ferry.

‎Ferry juga mengungkapkan sempat mempertanyakan langsung kepada petugas yang datang.

‎"Kamu lihat sendiri ada nggak mobil yang kamu katakan itu di rumah saya," ujar Ferry.

‎Tak hanya itu, Ferry mengaku pada Kamis (16/7/2026) sore mendapat informasi dari seorang kolega yang baru bertemu Dirjen Pajak Bimo Wijayanto.

‎"Dia bilang, tadi ketemu Pak Bimo, kata teman saya Pak Bimo bilang, tolong sampaikan ke Pak Ferry mohon maaf, karena panggilan terkait pajak itu bukan dari saya," ungkap Ferry.

‎Hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai pengakuan Ferry tersebut.mdn

Editor : Redaksi