ANGGOTA DPR RI sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kota Malang, Moreno Soeprapto, mengingatkan masyarakat agar tetap menyampaikan kritik terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara konstruktif dan tidak berubah menjadi ujaran kebencian yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
Menurut Moreno, kritik terhadap kebijakan pemerintah merupakan bagian penting dari demokrasi. Namun, kritik harus disampaikan dengan etika dan bertujuan untuk perbaikan, bukan untuk memprovokasi atau menebar kebencian di tengah masyarakat.
Moreno menegaskan bahwa MBG merupakan Program Strategis Nasional yang dirancang untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045. Karena itu, apabila ditemukan kekurangan dalam pelaksanaannya, evaluasi dan perbaikan perlu dilakukan tanpa menghilangkan tujuan utama program tersebut.
Ia juga membantah anggapan bahwa kegiatan Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang merupakan aksi tandingan terhadap demonstrasi mahasiswa. Menurutnya, kegiatan tersebut lahir dari partisipasi dan dukungan masyarakat secara organik.
Bagaimana pendapat Anda? Apakah kritik terhadap program pemerintah harus tetap dibedakan dari narasi kebencian?
Editor : Redaksi