Selamatan Desa Sumberbrantas Digelar Tujuh Hari, Hadirkan Pawai Budaya hingga Wayang Kulit Semalam Suntuk

Kepala Desa Sumberbrantas, Saniman.
Kepala Desa Sumberbrantas, Saniman.

BATU (Realita)- Pemerintah Desa Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, akan menggelar Selamatan Desa Tahun 2026 selama tujuh hari, mulai 27 Juni hingga 3 Juli 2026.

Seluruh rangkaian kegiatan akan dipusatkan di Balai Desa Sumberbrantas dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni, budaya, dan kegiatan keagamaan.

Beragam hiburan rakyat telah disiapkan untuk memeriahkan agenda tahunan tersebut, di antaranya penampilan Orkes Mahesa, kesenian kuda lumping, karnaval budaya, Orkes Simpati, reog, campursari, pengajian, hingga pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Puncak acara akan ditandai dengan pertunjukan wayang kulit yang membawakan lakon “Turunnya Wahyu Kembang Cempoko Mulyo” oleh dalang Minto Darsono dari Tulungagung.

Kepala Desa Sumberbrantas, Saniman, menjelaskan bahwa rangkaian selamatan desa juga akan diisi dengan ritual tasyakuran di Punden Watu Tumpuk yang berada di Dusun Lemah Putih. Kegiatan tersebut akan diikuti tokoh agama, tokoh budaya, tokoh masyarakat, serta warga setempat sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi leluhur.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan mengikuti seluruh rangkaian Selamatan Desa Sumberbrantas ke-21 sebagai bentuk partisipasi dalam melestarikan warisan budaya yang telah diwariskan para leluhur,” ujar Saniman.

Menurutnya, kegiatan selamatan desa tidak hanya menjadi sarana hiburan bagi masyarakat, tetapi juga momentum mempererat persatuan dan kebersamaan warga.

Saniman berharap peringatan Selamatan Desa tahun ini mampu membawa keberkahan bagi masyarakat serta mewujudkan Desa Sumberbrantas yang semakin guyub, rukun, aman, dan sejahtera.

“Semoga melalui kegiatan ini, masyarakat semakin kompak dan Desa Sumberbrantas menjadi desa yang gemah ripah loh jinawi, tata tentrem kerta raharja,” pungkasnya. (Ton)

Editor : Redaksi