WNI Tusuk sesama WNI hingga Tewas di Jepang, 1 Polisi Setempat Terluka

mediarealita.co
Ilustrasi penusukan. Foto: istimewa

HOKKAIDO - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI tengah mendalami kasus penusukan terhadap seorang wanita berwarga negara Indonesia oleh pria yang juga WNI di Kota Chitose, Hokkaido, Jepang. Kemlu menyebutkan korban Sri Rahayu (21) merupakan pekerja migran Indonesia (PMI).

"Kementerian Luar Negeri melalui KBRI Tokyo tengah menangani kasus penusukan terhadap seorang WNI berinisial SR yang dilakukan oleh seorang WNI berinisial MALA di Kota Chitose, Hokkaido, Jepang," kata juru bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang kepada wartawan, Minggu (7/6/2026).

Yvonne mengatakan korban Sri Rahayu sempat dibawa ke rumah sakit sebelum dinyatakan meninggal dunia.

"Berdasarkan informasi yang diperoleh KBRI, korban sempat dibawa ke rumah sakit setempat, namun kemudian dinyatakan meninggal dunia. Adapun korban diketahui merupakan seorang PMI," kata dia.

Kemlu menyebutkan seorang polisi Jepang dilaporkan terluka saat peristiwa penusukan terjadi. Adapun satu WNI lain mengalami luka di lokasi yang sama.

"Dalam peristiwa ini juga dilaporkan adanya seorang polisi Jepang dan seorang WNI lain yang mengalami luka di lokasi kejadian. KBRI Tokyo telah berkomunikasi dengan Kepolisian Chitose dan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas korban selaku PMI. Saat ini, telah dilakukan penangkapan dan penahanan pelaku oleh Kepolisian Chitose," kata Yvonne.

Kemlu akan memantau kasus perkembangan kasus tersebut hingga tuntas. Rencana pemulangan jenazah PMI tersebut juga akan didampingi.

"Kementerian Luar Negeri c.q. (casa quo) KBRI Tokyo dan Direktorat PWNI akan terus memantau perkembangan penanganan kasus yang dilakukan oleh kepolisian, serta kemungkinan rencana pemulangan jenazah ke Indonesia," ungkapnya.

Sebelumnya, seorang wanita berkewarganegaraan Indonesia tewas ditikam pria yang juga WNI di Kota Chitose, Jepang. Pelaku dan korban diyakini saling kenal.

Dilansir The Japan News dan The Asahi Shimbun, Sabtu (6/6), peristiwa itu terjadi pada Kamis (4/6) malam, sekitar pukul 21.10 waktu setempat. Kepolisian setempat mengidentifikasi korban wanita yang tewas itu bernama Sri Rahayu berusia 21 tahun.

Pelaku dan korban yang meninggal dunia diyakini saling kenal. Polisi saat ini sedang menyelidiki motif di balik serangan tersebut.

Lokasi kejadian berada di sebuah jalan yang terletak sekitar 2 kilometer barat laut Stasiun JR Chitose. Sri Rahayu diketahui tinggal di distrik Fuji 3-chome, Chitose.

Sementara pelaku bernama Mahmudi Agung Laksana Aji berusia 27 tahun dan bekerja sebagai karyawan paruh waktu yang tinggal di Prefektur Chiba.

Insiden ini berawal ketika layanan darurat Hokkaido menerima laporan seorang pejalan kaki tentang 'seorang pria yang membawa pisau dapur' di sebuah trotoar di area Chitose. Ketika para personel dari Kepolisian Chitose dan Kepolisian Hokkaido tiba di lokasi kejadian, mereka menemukan korban yang menderita beberapa luka tusukan pada tubuhnya, termasuk di bagian perut.

Tersangka mengaku telah membunuh korban, dengan mengatakan kepada penyidik: "Saya telah menusuknya dengan niat membunuh."ik

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru