PACITAN - Wanita pengusaha bernama Citra Margaretha, pemilik rumah yang digeledah KPK di Pacitan akhirnya buka suara. Dia mengatakan bahwa KPK melakukan penggeledahan di rumahnya berkaitan dengan tindak pidana pencucian uang berkaitan kasus korupsi yang menjerat Sugiri Sancoko, Mantan Bupati Ponorogo sebagai tersangka.
"Teman-teman KPK datang ke sini melakukan penggeledahan kaitannya dengan pengembangan kasus dugaan TPPU Mbah Giri (Sugiri Sancoko). Saya kemarin kebetulan kan ngutangi Pak Sugiri, KPK menanyakan pengembaliannya dari mana?" ujarnya kepada wartawan, Senin (18/5/2026).
Baca juga: Ungkap Dugaan TPPU di Ponoroyo, KPK Periksa 9 Orang Termasuk Anggota DPRD dan Kepala Dinas
"Saya sendiri enggak tahu. Namanya utang piutang itu kan saya enggak pernah tahu. Mau dapat dari korupsi atau dari mana kan saya nggak peduli, yang saya tahu dia bayar utang saya, uangnya dari mana saya nggak perlu tahu. Intinya saya cuma ngutangi dengan bunga 10%," sambungnya.
Sebelumnya, penyidik KPK yang berjumlah 12 orang tuntas melakukan aktivitas diduga penggeledahan di rumah mewah berlantai 2 berpagar tinggi di Dusun Krajan, Desa Bangunsari, Pacitan. Informasi yang didapat di lapangan, pemilik rumah tersebut diketahui merupakan seorang .
Citra sendiri berada di rumahnya ketika KPK tuntas melakukan penggeledahan, membawa sejumlah koper diduga berisi hasil penggeledahan yang disita, hingga akhirnya meninggalkan lokasi rumah tersebut.
Baca juga: Sidang Korupsi Sugiri, Ajudan Akui Antar Vespa untuk Eks Kepala BPK Jatim Karyadi
Proses penggeledahan di rumah mewah itu bila ditotal sejak mobil para penyidik KPK datang hingga tuntas dan bergeser dari rumah mencapai lebih dari 2,5 jam. Iring-iringan 3 mobil penyidik KPK terpantau bergeser dari lokasi rumah itu sekitar pukul 18.54 WIB. Ada 3 unit Innova hitam yang melesat ke arah timur melalui Jl Yos Sudarso.
Seperti halnya saat kedatangan, kepergian personel lembaga antirasuah itu juga dikawal ketat aparat kepolisian. Mobil operasional polisi tampak mengawal iring-iringan ketiga mobil tersebut.
Kapolres Pacitan AKBP Ayub Diponegoro Azhar mengaku belum mengetahui secara pasti agenda ataupun kegiatan yang dilakukan KPK di wilayah hukum yang dia pimpin.
"Saya tidak tahu giat apa dan untuk apa, namun melihat permintaan bantuan kelengkapan biasanya terkait penggeledahan," terang Ayub.ik
Editor : Redaksi