JAKARTA- DPR sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS tidak berdampak langsung pada masyarakat kelas bawah atau pedesaan.
Dampak pelemahan tersebut secara spesifik lebih dirasakan oleh golongan masyarakat menengah ke atas, pelaku usaha impor, dan mereka yang gemar bepergian ke luar negeri
Baca juga: Dollar AS Hampir Rp 18.000, Paling Lemah di Asia
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa Presiden benar meminta masyarakat untuk tetap tenang karena warga pedesaan tidak menggunakan mata uang Dolar dalam transaksi sehari-hari.
Baca juga: Bos BI Optimis Rupiah Bakal Menguat lagi di Bulan Juli hingga September
DPR menilai pelemahan Rupiah berdampak langsung pada biaya impor bahan baku dan masyarakat kalangan atas yang sering melakukan transaksi atau bepergian menggunakan Dolar AS.
Meski sepakat dengan narasi penenang tersebut, Komisi XI DPR tetap mengingatkan agar Bank Indonesia mengambil langkah strategis yang konkret.
Baca juga: Rupiah Makin Loyo Lawan Dollar AS, DPR Desak Gubernur BI Mundur
DPR meminta BI segera menstabilkan dan mengembalikan nilai tukar Rupiah ke posisi yang lebih ideal
Editor : Redaksi