BATU- Rancangan APBD Kota Batu Tahun Anggaran 2027 dengan proyeksi belanja daerah sekitar Rp1,07 triliun menjadi sorotan enam fraksi DPRD Kota Batu. Berbagai masukan disampaikan untuk memastikan anggaran lebih efisien, tepat sasaran, dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Catatan tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi DPRD Kota Batu, Kamis (22/10/2026). Seluruh masukan fraksi akan menjadi bahan penyempurnaan rancangan anggaran melalui pembahasan bersama Pemerintah Kota Batu.
Baca juga: Nurochman Tekankan Kualitas Housekeeping, Kunci Wisatawan Betah Menginap di Kota Batu
Sejumlah isu strategis menjadi perhatian, mulai dari optimalisasi pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat kecil, efisiensi belanja, hingga percepatan pelaksanaan proyek pembangunan.
Anggaran juga diharapkan mampu memperkuat layanan pendidikan dan kesehatan, perlindungan sosial, serta pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Baca juga: AKBP Aris Purwanto Pamit, Pemkot Batu Anugerahkan Lencana Hakaryo Guno Mamayu Bawono
Selain itu, proyeksi Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp80,08 miliar turut menjadi catatan dalam pembahasan. Pemerintah daerah dan DPRD juga perlu memastikan keseimbangan alokasi anggaran untuk sektor investasi, pariwisata, pertanian, UMKM, serta pelestarian lingkungan.
Masukan tersebut selanjutnya akan dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk mempertajam prioritas pembangunan Kota Batu pada 2027.
Baca juga: Satpol PP Kota Batu Tertibkan Pelajar Membolos, Awasi Hiburan Malam
Rapat paripurna dihadiri Wali Kota Batu Nurochman, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, Sekretaris Daerah Kota Batu Alfi Nurhidayat, jajaran kepala perangkat daerah, serta pimpinan dan anggota DPRD Kota Batu.
Melalui pembahasan tersebut, penyusunan APBD 2027 diharapkan tidak sekadar memenuhi kebutuhan belanja pemerintahan, tetapi juga menghasilkan program pembangunan yang terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (Ton)
Editor : Redaksi