Beras SPHP Rp55 Ribu, Pasar Murah Jatim di serbu Warga Pesanggrahan

mediarealita.co
Kegiatan pasar murah Jatim di desa Pesanggrahan kota Batu. Foto: Anton

BATU- Warga Desa Pesanggrahan, Kota Batu, mendapat kesempatan membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau melalui pasar murah yang digelar Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jawa Timur bersama UPT Perlindungan Konsumen Surabaya. Selasa (20/10/2026) 

Dalam kegiatan menyambut Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tersebut, panitia menyediakan dua ton beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual Rp55.000 per kemasan 5 kilogram. Sementara beras premium dijual Rp144.000 per kemasan 10 kilogram.

Plt. Kepala UPT Perlindungan Konsumen Surabaya, Mulyani, mengatakan pasar murah ini merupakan bagian dari program yang dilaksanakan di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

“Untuk hari ini kami membawa dua ton beras SPHP. Beras premium juga tersedia sebanyak 30 sak dengan kemasan masing-masing 10 kilogram,” ujar Mulyani.

Selain beras, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan lain, seperti minyak goreng seharga Rp15.000, telur Rp21.000 per kemasan, gula pasir Rp16.000, tepung Rp10.000, serta bawang dan cabai dengan harga terjangkau.

" Karena persediaan terbatas, panitia membatasi antrean awal sekitar 100 orang dengan sistem kupon. Jika barang masih tersedia, kupon akan dibagikan kembali kepada warga yang belum mendapatkan kesempatan berbelanja," ujar Mulyani. 

Menurutnya, pembelian juga dibatasi untuk menjaga pemerataan. Beras premium maksimal satu sak per orang, sedangkan komoditas lainnya dijatah sesuai ketentuan panitia. Warga diperbolehkan membeli beras SPHP sekaligus beras premium.

" Tak hanya menyediakan bahan pokok, pasar murah ini turut melibatkan pelaku UMKM lokal, khususnya dari Desa Pesanggrahan. Produk UMKM dapat dibeli langsung tanpa menggunakan sistem kupon," terangnya. 

Mulyani berharap kegiatan tersebut dapat membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok, sekaligus menggerakkan perekonomian pelaku usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan. (Ton)

Editor : Redaksi

Opini
Berita Populer
Berita Terbaru